Kamis, 17 September 2026

Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN

UMUM   Sep 16, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 137 Kali


id13665_WhatsApp Image 2026-09-16 at 14.41.52.jpeg
INSPEKTORAT DAERAH : Sekretaris Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi Nano Setiana menerima penghargaan, Juara I Lomba Pariwara Antikorupsi kategori On Ground Activation pada ajang Digital Komunikasi Festival (Digikomfest) 2026. foto : Endar Raziq

CIKARANG PUSAT — Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi meraih Juara I Lomba Pariwara Antikorupsi kategori On Ground Activation pada ajang Digital Komunikasi Festival (Digikomfest) 2026 yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi di Aula KH Noer Alie, Gedung Bupati, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (16/9/2026).

Sekretaris Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi, Nano Setiana, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Inspektorat mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat edukasi antikorupsi melalui media sosial.

“Melalui media sosial, perangkat daerah dapat mengingatkan dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya antikorupsi,” ujar Nano.

Menurutnya, kampanye antikorupsi tidak hanya bertujuan menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku, khususnya di kalangan aparatur dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Nilai integritas dan kejujuran menjadi pesan utama yang dikemas melalui konten edukatif dengan mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan aparatur, seperti kedisiplinan, keterlambatan masuk kerja, tidak menjalankan tugas saat jam kerja, hingga edukasi mengenai gratifikasi dan larangan menerima sesuatu yang bukan hak.

Nano menilai penggunaan media sosial membuat pesan antikorupsi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mudah dipahami. Dampak yang diharapkan bukan sekadar meningkatnya pemahaman, tetapi tumbuhnya budaya kerja yang lebih berintegritas, pelayanan publik yang lebih baik, serta meningkatnya kesadaran untuk menolak korupsi dan gratifikasi.

“Semua yang menjadi pelayanan publik harus mengedepankan integritas. Melalui tayangan atau konten, pesan antikorupsi bisa lebih banyak dilihat dan langsung dicerna masyarakat,” katanya.

Ia berharap kampanye tersebut terus berlanjut dan menjadi bagian dari penguatan budaya antikorupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Ayo kita melayani lebih baik tanpa korupsi, tanpa gratifikasi. Kita selaku ASN dalam melayani masyarakat harus lebih berintegritas,” pungkasnya.

Reporter: Ike Sopiah

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Terbaik 1 Locus EPSS, DLH Kedepankan Kebijakan Berbasis Data
UMUM   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Inspektorat Juara I Pariwara Antikorupsi, Gaungkan Integritas dan Kejujuran ASN
UMUM   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Terdapat 22 Calon di Pilkades Muaragembong, Pemungutan Suara Bakal Berlangsung di 52 TPS
UMUM   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Di Balik Rindangnya Eduforest Bekasi, Ada Cerita Tentang Alam, Edukasi dan Harapan
UMUM   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik