Minggu, 06 September 2026

BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Dampak Abu Vulkanik

PEMERINTAHAN   Sep 6, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 83 Kali


id13601_Compress_20260906_114241_1238.jpg


CIKARANG PUSAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik dari aktivitas gunung berapi. Langkah mitigasi dinilai penting untuk melindungi kesehatan masyarakat serta menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriadi, menyampaikan bahwa abu vulkanik dapat membahayakan kesehatan, mengganggu jarak pandang, merusak lingkungan, serta berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.

“Abu vulkanik perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan, jarak pandang, maupun aktivitas masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui langkah mitigasi yang tepat dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait,” ujar Dody, Minggu (06/09/2026).

Dody mengimbau masyarakat menggunakan masker yang baik, seperti N95/KN95 atau masker kain tiga lapis, untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan abu vulkanik.

"Masyarakat juga dianjurkan menggunakan kacamata atau pelindung mata guna menghindari iritasi," imbuhnya.

Selain itu, masyarakat diminta tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas di luar ruangan ketika konsentrasi abu vulkanik tinggi. Penggunaan kendaraan juga sebaiknya dibatasi apabila tidak diperlukan karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu kondisi kendaraan.

“Yang tidak kalah penting, masyarakat menjaga kebersihan dengan membersihkan abu yang menempel pada tubuh, kendaraan, maupun lingkungan dengan cara yang aman. Abu jangan sampai terhirup atau masuk ke dalam tubuh,” katanya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga asupan makanan dan minuman dengan mengonsumsi makanan bergizi serta memperbanyak minum air putih.

"Tanaman dan hewan ternak turut perlu mendapat perlindungan dengan menutup tanaman dan kandang agar tidak langsung terpapar abu vulkanik," tambahnya.

Lebih lanjut, masyarakat diminta memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung api dan imbauan kebencanaan dari BPBD, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta instansi terkait.

Dody menegaskan, kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap informasi resmi menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana.

“Dengan memahami langkah-langkah mitigasi dan mengikuti informasi resmi, kita dapat bersama-sama meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan masyarakat,” tandasnya.

Selain itu BPBD Kabupaten Bekasi juga menyediakan layanan pengaduan dan informasi melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Bekasi di nomor WhatsApp 0812-1907-1900 untuk laporan kejadian darurat maupun kebutuhan informasi terkait kebencanaan. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Dampak Abu Vulkanik
PEMERINTAHAN   Sep 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pisah Sambut Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Plt Bupati : Sinergi dengan TNI Semakin Kokoh
PEMERINTAHAN   Sep 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Matangkan Pilkades Digital, Bimtek KPPS Digelar Serentak di Enam Titik
PEMERINTAHAN   Sep 3, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tanam 1.500 Pohon Mangrove, DLH Berharap Rehabilitasi Pesisir Muaragembong Bisa Berkelanjutan
PEMERINTAHAN   Sep 3, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Normalisasi Irigasi BKG Pebayuran Capai 50 Persen, Targetkan 800 Hektare Sawah Terairi
PEMERINTAHAN   Sep 2, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik