Senin, 08 Juni 2026

Puskesmas Lemahabang Terapkan Program Gesit 2.0 untuk Petugas Kesehatan yang Overweight dan Obesitas

UMUM   Jan 18, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 5.709 Kali


id4040_IMG_20220118_074530.jpg


CIKARANG TIMUR - Puskesmas Lemahabang, Kecamatan Cikarang Timur tengah melakukan program inovasi untuk petugas kesehatan yang mengalami kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas.

Kepala Puskesmas Lemahabang, dr. Erni Herdiani mengatakan, program menurunkan berat badan tersebut bernama "Gemuk menjadi Singset" atau Gesit 2.0.

"Jadi setiap Senin-Jumat, selama 30 menit petugas yang overweight dan obesitas melakukan workout dengan konsep fat lost dan membuat meal plan sesuai berat badan dan tinggi badan dan kebutuhan defisit kalori, dengan bantuan aplikasi Gak Gendut Lagi (GGL) yang didesign oleh Dien Limano sebagai Founder. Ini sangat sesuai dengan program Germas yang dicanangkan oleh Kemenkes RI," kata dr. Erni, saat diwawancarai di Puskesmas Lemahabang, Senin (17/01/22).

Menurut Erni, sebagai petugas kesehatan yang sering melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, mereka perlu menjadi contoh, dengan terlebih dahulu menjalankan hidup sehat, sehingga terhindar dari segala macam penyakit.

“Setelah kami lakukan Medical Check Up (MCU) kepada semua petugas, ternyata ada 18 orang yang over weight dan obesitas. Nah ini penyakit yang harus kita atasi,” terangnya.

Pihaknya menargetkan, dalam dua bulan ke depan, para petugas kesehatan yang mengalami overweight dan obesitas di Puskesmas Lemahabang dapat menurunkan berat badan dan lingkar pinggang.

“Kita target selama dua bulan ke depan, yang 18 orang ini, berat badannya turun, terutama lingkar pinggangnya, perempuan 80 dan laki-laki 90. Jika lebih itu harus warning,” lanjutnya.

Erni meyakini melalui program Gesit 2.0 ini, petugas kesehatan di Puskesmas Lemahabang akan lebih maksimal kinerjanya. Hal tersebut terbukti ketika sudah program ini sudah berjalan, angka izin sakit para petugas kesehatan berkurang.

“Alhamdulillah setelah pola hidup sehat sudah mulai diterapkan, angka izin sakit berkurang, sehingga bisa meningkatkan kinerja pegawai," ucapnya.

Erni menyebutkan, apabila program Gesit 2.0 ini berhasil diterapkan kepada petugas kesehatan, selanjutnya akan disebarkan kepada masyarakat yang ingin menurunkan berat badan dan menerapkan pola hidup sehat.

“Kalau program ini berhasil, kita akan coba terapkan ke masyarakat, dengan bantuan Klinik Diet yang ada di Puskesmas Lemahabang," pungkasnya.

Reporter : Fajar CQA/Andre M Ja’far

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi Diharapkan Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
UMUM   Jun 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinas Lingkungan Hidup : Peran Bank Sampah Jadi Kunci Pengurangan Sampah dan Efisiensi PSEL
UMUM   Jun 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Komisi III Dorong Penguatan Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan IPAL di TPA Burangkeng
UMUM   Jun 3, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Salat Idul Adha di Masjid Nurul Huda Cibitung, Khotib Ajak Jemaah Perkuat Ketundukan kepada Allah
UMUM   May 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Wukuf: Syiar Keislaman dan Keuniversalan
UMUM   May 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik