Jumat, 11 September 2026

Plt Bupati Bekasi Tegaskan Komitmenya Menjaga Hubungan Industrial Berkeadilan dan Menjaga Kondusivitas Investasi

PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 41 Kali


id13635_WhatsApp Image 2026-09-11 at 13.13.36.jpeg
SAMBUTAN : Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja sampaikan pemerintah daerah berkomitmen menjaga Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi di Kabupaten Bekasi, pada Jum'at, (11/09/2026). FOTO : Endar Bachtiar/Diskominfosantik.

CIKARANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan industrial yang berkeadilan sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dengan tema Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi, Jumat (11/09/2026).

Asep Surya Atmaja mengatakan, Kabupaten Bekasi memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara, sehingga kondusivitas hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perekonomian.

"Pak Kapolri, saya izin laporan, Kabupaten Bekasi merupakan pusat industri terbesar se-Asia Tenggara. Di sini ada 9.100 perusahaan, dan kalau sampai yang terkecil berdasarkan NIB, ada sekitar 58.000 perusahaan," ujar Asep Surya Atmaja.

Menurutnya, besarnya aktivitas industri tersebut juga didukung keberadaan sejumlah kawasan industri yang menjadi penggerak perekonomian daerah. Karena itu, stabilitas Kabupaten Bekasi memiliki dampak yang luas terhadap aktivitas ekonomi regional maupun nasional.

"Kalau Bekasi goyang, kita tidak tahu ibu kota seperti apa. Makanya, benar-benar harus kita jaga agar tetap kondusif," katanya.

Asep menegaskan, Pemkab Bekasi memandang pekerja atau buruh bukan hanya sebagai faktor produksi, melainkan mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Kesejahteraan pekerja, perlindungan hak-hak buruh, dan kepastian hukum dalam hubungan industrial harus berjalan seiring dengan keberlangsungan dunia usaha.

"Hubungan industrial yang berkeadilan dan kondusivitas investasi sangat relevan dan menjadi komitmen bersama yang harus kita wujudkan. Buruh atau pekerja bukan sekadar faktor produksi, tetapi mitra strategis pembangunan ekonomi," jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Bekasi terbuka untuk memfasilitasi komunikasi dan dialog antara pekerja dengan pengusaha, sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan melalui mekanisme perundingan yang konstruktif.

"Insya Allah saya akan tanda tangan apa yang diinginkan oleh buruh melalui perundingan-perundingan, tetapi tetap ada batasannya, sesuai dengan kemampuan perusahaan," ungkap Asep.

Sementara itu, Presiden FSPMI, Suparno, menyampaikan bahwa konsolidasi akbar tersebut menjadi bagian dari upaya serikat pekerja menjaga situasi tetap kondusif, sekaligus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan buruh dan kepastian regulasi ketenagakerjaan.

"Kita sama-sama menjaga negeri, sehingga yang seharusnya pada September-Oktober sudah mulai aksi besar, kami agendakan konsolidasi demi negara Indonesia yang kondusif," kata Suparno.

Suparno menambahkan, konsolidasi tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta yang berasal dari berbagai perusahaan di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama menjaga kondusivitas Bekasi, Jawa Barat, dan Indonesia.

"Agenda hari ini adalah bagaimana Bekasi kondusif, Jawa Barat kondusif, Indonesia kondusif, dan kesejahteraan kaum buruh bisa terealisasi melalui Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru," pungkasnya.

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Plt Bupati Asep Surya Atmaja Targetkan Investasi Kabupaten Bekasi Tahun 2026 Rp70 Triliun
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kapolri: Jadikan Buruh Aset Perusahaan
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
9,7 Juta Liter Air Bersih Sudah Distribusikan, BPBD Terus Bergerak Bantu Warga Terdampak Kekeringan
PEMERINTAHAN   Sep 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Mulai Terapkan TTE untuk SKP, Targetkan 25 Ribu ASN hingga Akhir 2026
PEMERINTAHAN   Sep 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik