Sabtu, 18 Mei 2024

Banjir di Kabupaten Bekasi Tersisa di 5 Kecamatan

Pimpin Rapat Updating Banjir, Ini Instruksi Pj. Bupati Bekasi

PEMERINTAHAN   Mar 3, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 652 Kali


id6781_Compress_20230303_223717_7607.jpg


CIKARANG PUSAT - Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan menyampaikan, saat ini hanya tersisa 5 kecamatan di Kabupaten Bekasi yang masih terendam banjir dari yang sebelumnya sebanyak 14 kecamatan. Dirinya sekaligus menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus memberikan laporan rutin terkait data, upaya, dan antisipasi yang telah dilakukan dalam penanganan bencana.

Hal ini disampaikan Dani Ramdan saat memimpin Rapat Updating secara virtual, bersama Tim Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Bekasi, yang membahas terkait perkembangan situasi terkini kebencanaan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jumat (03/03/2023).

“Saya terus menerima laporan dari setiap kecamatan dan desa tentang update kebencanaan. Alhamdulillah sisa 5 Kecamatan yang masih ada genangan air. Mohon seluruhnya berikan laporan tentang berbagai antisipasi banjir dibeberapa sektor,” kata Dani Ramdan.

Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, Pj. Bupati Bekasi menegaskan agar seluruh masyarakat harus bisa terpantau, terlayani, serta terevakuasi 100 persen.

“Mulai dari pengungsian, posko-posko semuanya terus kita pantau, masyarakat harus terlayani, terevakuasi 100 persen. Ini sudah menjadi kewajiban sebagai pemerintah daerah dan pelayan publik,” tegasnya.

Dirinya pun mencontohkan evakuasi yang dilakukan negara Jepang yang mungkin akan diimplementasikan di Kabupaten Bekasi dalam menyikapi kebencanaan dengan positif, mengembangkan ilmu teknologi, mengembangkan sistem mitigasi, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

“Sebagai contoh di Jepang bukan main bencananya, tapi mereka memiliki sistem kebencanaan yang baik, dan tertata. Ini mungkin bisa kita wujudkan di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Terakhir, Dani meminta agar fungsi menara kontrol kesigapan, nantinya dapat membantu mengamati informasi terkini bencana, memonitor pergerakan masyarakat serta perangkat daerah terutama dalam menyalurkan bantuan ke berbagai lokasi, yang dapat dipastikan tersebar merata dan proporsional.

“Nah ini nanti fungsi menara kontrol untuk komando, memantau semua pergerakan yang ada, terutama dalam menyalurkan berbagai bantuan ke lokasi bencana. Dipastikan merata, dan proporsional.” terangnya.

Senada dengan yang disampaikan Pj. Bupati Bekasi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis menjelaskan berdasarkan data, ada tiga kecamatan yang genangan airnya tergolong masih cukup tinggi, yakni Kecamatan Sukakarya, Pebayuran dan sebagian Kecamatan Muaragembong.

“Bahwa kondisi sebelumnya kurang lebih 14 kecamatan terdampak, saat ini tersisa 5 kecamatan. Alhamdulillah sudah mulai surut. Hanya yang lumayan tinggi airnya ada di Sukakarya, Pebayuran serta sebagian di Muaragembong,” jelasnya.

Sumber : Prokopim Pemkab Bekasi.

Berita Lainnya

Semakin Menarik, Botram Serang Baru Padukan Layanan Publik dan Hiburan Masyarakat
PEMERINTAHAN   May 18, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kecamatan Cibitung Harumkan Nama Kabupaten Bekasi di Tingkat Nasional
PEMERINTAHAN   May 18, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
LPTQ Siapkan Para Juara dari Kabupaten Bekasi Perkuat Jawa Barat di MTQ Nasional
PEMERINTAHAN   May 18, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kemenag Apresiasi Pj Bupati Dani Ramdan Bawa Kabupaten Bekasi Juara Umum MTQ ke-38 Jabar
PEMERINTAHAN   May 18, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik