Rabu, 16 September 2026

Kolaborasi dengan Pemprov, Pemkab Bekasi Perluas Akses Kerja Melalui Job Fair Online Jawa Barat

PEMERINTAHAN   Sep 16, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 34 Kali


id13672_Compress_20260916_214833_3220.jpg
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri Job Fair Online Jawa Barat di Kantor Pengelola Kawasan MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Rabu (16/9/2026). Foto : Dokpim Pemkab Bekasi.

CIKARANG BARAT - Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri Job Fair Online Jawa Barat di Kantor Pengelola Kawasan MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Rabu (16/9/2026).

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pemkab Bekasi tersebut bertujuan untuk memperluas akses informasi dan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui platform digital Nyari Gawe.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Ketenagakerjaan berperan menghimpun perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten Bekasi agar dapat mempublikasikan informasi lowongan kerja melalui Job Fair Online Jawa Barat.

Masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan secara lebih terbuka dan mengaksesnya melalui https://nyarigawe.jabarprov.go.id/bursakerja/ serta aplikasi Nyari Gawe, yang dikembangkan Pemprov Jawa Barat sebagai platform layanan pencarian kerja.

Asep mengatakan bahwa Pemkab Bekasi terus mendorong perusahaan agar membuka kesempatan kerja bagi masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Bekasi. Upaya tersebut telah dilakukan melalui komunikasi dan kunjungan langsung ke sejumlah perusahaan untuk menyampaikan pentingnya membuka lowongan yang dapat diakses oleh masyarakat lokal.

Langkah tersebut akan terus diperkuat dengan mengajak seluruh kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi untuk bersama-sama membangun hubungan antara kebutuhan industri dengan masyarakat pencari kerja.

“Saya sudah datang langsung ke perusahaan-perusahaan, salah satunya untuk meminta agar mereka membuka lowongan kerja sebagaimana yang kita tetapkan, dan dibuka untuk masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Selain itu, Plt Bupati Bekasi akan mengumpulkan pengelola kawasan industri untuk membahas kebutuhan tenaga kerja sekaligus mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan yang lebih luas kepada warga Kabupaten Bekasi.

Asep menyebut, Kabupaten Bekasi memiliki sedikitnya 11 kawasan industri yang menjadi bagian penting dari aktivitas perekonomian daerah. Oleh karena itu, keterlibatan perusahaan di kawasan-kawasan tersebut dinilai penting untuk memperluas informasi lowongan dan memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal.

“Saya akan mengumpulkan semua kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Kita akan meminta kepada perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut agar mengutamakan rekrutmen masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Bekasi,” katanya. Namun demikian, Asep mengakui bahwa dari hasil kunjungannya ke sejumlah perusahaan masih ditemukan tantangan terkait kesiapan sumber daya manusia yang belum seluruhnya sesuai dengan kriteria dan kebutuhan perusahaan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkab Bekasi untuk terus memperkuat pendidikan dan pelatihan agar lulusan SMA, SMK, maupun perguruan tinggi memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pihaknya akan memastikan bahwa para lulusan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan industri sehingga peluang kerja yang tersedia dapat diisi oleh tenaga kerja dari Kabupaten Bekasi.

“Ini menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Bekasi agar setiap lulusan, baik SMA, SMK, maupun yang setara, bahkan diploma atau sarjana, bisa menjadi SDM yang mumpuni dan punya bekal ilmu yang dicari oleh perusahaan,” ungkap Asep.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) mendorong agar pelaksanaan Job Fair Online dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga informasi mengenai kesempatan kerja dapat lebih rutin diterima masyarakat. Ia meminta Pemkab Bekasi untuk terus mengajak perusahaan-perusahaan di wilayahnya berpartisipasi dan mempublikasikan lowongan kerja secara terbuka.

KDM menilai keterbukaan informasi lowongan kerja penting untuk memperluas akses masyarakat sekaligus mengurangi praktik percaloan dalam proses pencarian kerja. Ia optimis semakin banyak perusahaan yang mempublikasikan lowongan secara terbuka, semakin luas pula masyarakat dapat mengetahui dan mengakses kesempatan kerja yang tersedia.

“Saya minta agar live Job Fair ini rutin, bisa per minggu misalnya. Selain bisa menginformasikan kepada masyarakat, kita bisa mengurangi angka pengangguran, lalu kita juga bisa memberantas calo-calo,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi yang belum berpartisipasi dapat terus diajak bergabung dalam Job Fair Online Jawa Barat. Dengan keterlibatan lebih banyak perusahaan, informasi mengenai lowongan kerja diharapkan dapat tersedia secara lebih terbuka bagi masyarakat.

“Ke depannya bisa terus diajak perusahaan-perusahaan untuk mempublikasikan informasi lowongan kerja secara terbuka agar semakin banyak masyarakat luas yang mengetahuinya,” harapnya.

Sumber : Prokopim Pemkab Bekasi.

Berita Lainnya

Kolaborasi dengan Pemprov, Pemkab Bekasi Perluas Akses Kerja Melalui Job Fair Online Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ini Dia Para Pemenang Digital Komunikasi Festival (Digikomfest) 2026
PEMERINTAHAN   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kadiskominfosantik: Digikomfest 2026 Apresiasi Kinerja Perangkat Daerah Kelola Informasi Publik
PEMERINTAHAN   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinas SDABMBK Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung Desa Kalijaya-Sukajaya
PEMERINTAHAN   Sep 15, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik