Selasa, 08 September 2026

Erni Herdiani Masuk 10 Besar ASN Inspiratif Kanreg III BKN Jabar dan Banten

PEMERINTAHAN   Sep 8, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 105 Kali


id13615_Compress_20260908_172908_8386.jpg
Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani

CABANGBUNGIN – Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, berhasil masuk 10 besar dari 40 peserta dalam ajang ASN Inspiratif Kantor Regional (Kanreg) III BKN se-Provinsi Jawa Barat dan Banten. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi mendorong dan mengapresiasi ASN yang konsisten menghadirkan inovasi serta memberikan dampak nyata bagi pelayanan masyarakat.

Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM Kabupaten Bekasi, Susy Widyasari, mengatakan Pemkab Bekasi memiliki strategi dalam menjaring dan menyeleksi kandidat ASN terbaik untuk mengikuti berbagai ajang penghargaan di tingkat regional maupun nasional.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam menjaring dan menyeleksi kandidat ASN terbaiknya, terdapat beberapa strategi. Salah satunya melalui lomba Inovasi Perangkat Daerah tingkat Kabupaten Bekasi,” ujar Susy.

Menurutnya, melalui lomba tersebut, tim ASN pada perangkat daerah yang memiliki dan menjalankan inovasi terbaik diberikan kesempatan untuk mempresentasikan inovasinya. Selanjutnya, proses seleksi dilakukan oleh Balitbangda Kabupaten Bekasi.

“Tim ASN pada suatu perangkat daerah yang memiliki dan menjalankan inovasi terbaik mempresentasikan inovasinya, kemudian dilakukan seleksi oleh Balitbangda Kabupaten Bekasi,” katanya.

Strategi berikutnya dilakukan melalui Lomba Anugerah ASN tingkat Kabupaten Bekasi. ASN yang tergabung dalam tim pemenang inovasi terbaik maupun ASN yang telah mendapatkan apresiasi atas inovasinya dapat mengikuti ajang tersebut.

“Melalui lomba Anugerah ASN tingkat Kabupaten Bekasi, setiap ASN yang tergabung dalam tim ASN pemenang inovasi terbaik pada lomba inovasi perangkat daerah dapat mengikuti lomba Anugerah ASN. ASN yang telah mendapatkan apresiasi atas inovasi yang dilakukan, seperti menjadi peserta terbaik dalam Diklatpim, juga dapat turut serta,” jelas Susy.

Susy menambahkan, dalam menentukan ASN yang akan dikirim mengikuti ajang ASN Inspiratif Kanreg III BKN, BKPSDM mempertimbangkan sejumlah aspek, terutama kualifikasi, kompetensi, serta keberlanjutan inovasi yang telah dilakukan.

“Saat menyeleksi peserta untuk dikirim pada ajang ASN Inspiratif, hal-hal yang menjadi pertimbangan adalah ASN tersebut memiliki kualifikasi dan kompetensi yang sesuai, telah mengimplementasikan praktik baik atas inovasi yang dilakukannya, serta memberikan dampak perubahan yang nyata terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam proses persiapan, BKPSDM juga memberikan dukungan kepada calon peserta, mulai dari memastikan keberlangsungan inovasi hingga melakukan pendampingan terhadap berbagai persyaratan yang ditetapkan panitia BKN.

“Bentuk dukungan kepada calon peserta dilakukan dengan mengecek keberlangsungan inovasi yang telah dimenangkan pada ajang sebelumnya, melakukan pendampingan, serta memberikan masukan terkait makalah, konten video, dan persyaratan lainnya yang diminta oleh panitia BKN,” tutur Susy.

Sementara itu, Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, memandang keikutsertaannya sebagai amanah untuk membawa semangat ASN Kabupaten Bekasi sekaligus berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dibangun bersama jajaran RSUD Cabangbungin.

“Keikutsertaan saya dalam ASN Inspiratif Kanreg III BKN se-Provinsi Jawa Barat dan Banten merupakan amanah yang diberikan oleh BKPSDM Kabupaten Bekasi kepada saya untuk mewakili dan membawa semangat ASN Kabupaten Bekasi dalam ajang ASN Inspiratif,” ujar Erni.

Ia menegaskan, capaian masuk 10 besar dari 40 peserta bukan semata-mata penghargaan pribadi, melainkan hasil kerja kolaboratif seluruh insan RSUD Cabangbungin dalam membangun inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Inovasi yang saya lakukan bersama tim di RSUD bukanlah hasil kerja individu, melainkan hasil dari kolaborasi, keberanian melakukan perubahan, serta komitmen seluruh insan rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Erni berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran sekaligus inspirasi bagi ASN lainnya untuk terus melakukan inovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang berdampak.

“Semoga kesempatan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus menghadirkan ASN yang bekerja dengan hati, berpikir dengan inovasi, bertindak dengan integritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Erni. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Siapkan Replikasi Inovasi ASN untuk Perluas Dampak Pelayanan Publik
PEMERINTAHAN   Sep 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Erni Herdiani Masuk 10 Besar ASN Inspiratif Kanreg III BKN Jabar dan Banten
PEMERINTAHAN   Sep 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pasca Penertiban Bangli, DLH Siapkan Penghijauan di SS Balong Tua Sukatani
PEMERINTAHAN   Sep 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Optimalkan Deteksi Dini, Plt Bupati Bekasi Minta FKDM Antisipasi Potensi Kerawanan Sosial
PEMERINTAHAN   Sep 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
TP PKK Kabupaten Bekasi Ajak Keluarga Hemat Air dan Siaga Bencana
PEMERINTAHAN   Sep 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik