BABELAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana banjir di Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Selasa (13/01/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran dan respons cepat pemerintah daerah terhadap dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah permukiman warga yang berjumlah 970 KK.
Peninjauan terdampak banjir di beberapa wilayah, di antaranya Kampung Cabang 4 Kadus 01 RT 01 dan RT 02 dengan ketinggian air 40–50 cm yang berdampak pada 380 KK, Kampung Pondok 2 Kadus 3 RT 08 dengan ketinggian air 50–60 cm yang berdampak pada 120 KK, serta Kampung Gedong Jaya Kadus 3 RT 09 dengan ketinggian air 30–40 cm yang berdampak pada 70 KK. Seluruh wilayah tersebut dilaporkan berangsur surut.
Sementara itu, kondisi paling berat terjadi di Kampung Setia Mekar Kadus 01,RT 03 dan RT 04, dengan ketinggian air mencapai 80–100 cm dan berdampak pada sekitar 400 KK.
Di lokasi ini, air cenderung lama surut karena terkendala aliran Sungai Kelici yang tersumbat serta posisi permukiman yang berbatasan langsung dengan rawa.
Sekda Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi sebelumnya serta terhambatnya aliran Sungai Kelici.
“Hari ini kami turun bersama tim untuk memastikan kondisi di lapangan. Memang hujan lebat kemarin menyebabkan banjir, salah satunya karena aliran Sungai Kelici yang tersumbat,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara prosedural pemerintah desa dan kecamatan akan menyampaikan usulan penanganan kepada Dinas Bina Marga untuk dilakukan penanganan lebih lanjut, termasuk terkait normalisasi sungai dan infrastruktur pendukung.
“Kami juga harus melihat ketersediaan anggaran. Namun, ada langkah lain yang akan kami upayakan, salah satunya menjajaki kerja sama dengan pihak Pertamina yang berada di sekitar lokasi,” jelasnya.
Selain penanganan fisik, Sekda memastikan bantuan logistik telah disalurkan dan terpusat di Desa Huripjaya untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak. Ia berharap bantuan tersebut dapat merata dan membantu meringankan beban masyarakat.
“Logistik sudah didistribusikan. Mudah-mudahan Pak Lurah dan Pak Camat bisa menyalurkannya ke warga, dan semua kebagian,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyoroti adanya kasus stunting yang ditemui di lokasi banjir. Pemerintah daerah, melalui Dinas Sosial, Puskesmas, dan relawan sosial, akan mengawal penanganannya agar bantuan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Desa Huripjaya, M. Yakub, bahwa banjir berdampak cukup luas dan memengaruhi aktivitas serta kondisi kesehatan warga. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya masih bertahan di rumah masing-masing.
“Tidak semua warga mengungsi. Ada yang tetap di rumah, ada juga yang sudah mengungsi karena kondisi air cukup tinggi,” katanya.
Terkait pelayanan kesehatan, M. Yakub memastikan penanganan awal sudah berjalan dengan melibatkan fasilitas kesehatan setempat.
“Alhamdulillah, pelayanan kesehatan sudah berjalan. Dari Puskesmas sudah turun untuk pengobatan warga terdampak. Karena banjir ini masih tergolong baru, ke depan tentu akan kita tingkatkan lagi pelayanannya,” jelasnya.
M. Yakub juga menyampaikan bahwa bantuan yang diterima sejauh ini berasal dari BPBD dan Dinas Sosial, namun ia berharap dukungan dapat terus berlanjut.
“Bantuan yang kami terima saat ini berasal dari BPBD dan Dinas Sosial. Kami berharap ke depan bantuan bisa bertambah, baik dari Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun dari perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar wilayah kami,” ujarnya.
Untuk langkah ke depan, Pemerintah Desa Huripjaya bersama warga dan dinas terkait akan fokus pada upaya normalisasi saluran air.
“Kami sudah berkoordinasi dengan warga dan dinas terkait untuk menurunkan alat berat guna membersihkan sumbatan dan menormalisasi saluran air yang ada di Desa Huripjaya,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi yang turun langsung ke lokasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sekda dan seluruh jajaran yang sudah hadir langsung melihat kondisi warga kami. Harapan kami, penanganan bisa segera dilakukan agar beban masyarakat terdampak banjir dapat berkurang,” tutupnya. (*)
Reporter : Tata Jaelani
Editor : Yus Ismail
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 8
Pengunjung Bulan ini : 432257
Total Pengunjung : 4104057