Minggu, 13 September 2026

September Pagi di Deltamas, CFD Kabupaten Bekasi Hadirkan Ruang Sehat dan Bebas Kendaraan

PEMERINTAHAN   Sep 13, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 74 Kali


id13643_IMG-20260913-WA0040.jpg
CFD DELTAMAS : Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi menggelar Car Free Day di Jl. Ganesha Boulevard - Aeon Mall Deltamas Cikarang Pusat, Minggu (13/09/2026). Foto : Jaja Jaelani/Diskominfosantik

CIKARANG PUSAT — Suasana berbeda terasa di Jalan Ganesha Boulevard, kawasan AEON Mall Deltamas, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/9/2026). Sejak pagi, kawasan tersebut dipadati masyarakat yang memanfaatkan kegiatan Car Free Day (CFD) untuk berolahraga, bersantai, sekaligus menikmati ruang publik tanpa lalu lintas kendaraan bermotor.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan olahraga bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian pencemaran udara, khususnya melalui pengurangan emisi kendaraan bermotor.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Bekasi, Duarte de J. Fernandes, mengatakan CFD menjadi salah satu cara pemerintah menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas secara sehat sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas lingkungan.

“Tujuan utama kita memberikan hiburan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Bekasi. Yang kedua, kita turut serta melakukan pengendalian emisi dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan CFD telah beberapa kali dilaksanakan di sejumlah kawasan, termasuk Jababeka dan Deltamas. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut pun dinilai sangat tinggi.

Sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB, masyarakat terus berdatangan untuk mengikuti berbagai aktivitas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan ruang publik bebas kendaraan mendapat respons positif dari masyarakat Kabupaten Bekasi.

DLH berharap CFD dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas udara. Sebab, meski hanya berlangsung selama beberapa jam, pembatasan kendaraan bermotor di suatu kawasan dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi.

“Kita berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan semakin banyak tempat yang bisa menjadi lokasi CFD. Kalau memungkinkan, setiap bulan bisa dua sampai tiga kali sehingga masyarakat dapat menikmati ruang publik yang sehat,” katanya.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan dan lingkungan, kegiatan CFD juga dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berjualan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, pengelola kawasan, dan berbagai organisasi perangkat daerah menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan CFD. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat agar kegiatan serupa memberikan manfaat yang lebih luas.

Namun, kepedulian terhadap lingkungan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika CFD berlangsung. DLH Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat menjadikan perilaku ramah lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah karena aktivitas tersebut dapat menghasilkan asap dan polutan yang berpotensi menurunkan kualitas udara. Sebaliknya, sampah perlu dikelola dengan baik mulai dari rumah masing-masing.

“Kami sangat berharap masyarakat tetap menjaga lingkungan hidup, jangan membakar sampah, dan terus menjaga emisi. Karena kita semua bertanggung jawab terhadap lingkungan di sekitar kita,” tutur Duarte.

Ia juga mengajak masyarakat memperbanyak penghijauan di lingkungan tempat tinggal. Keberadaan pepohonan dan ruang terbuka hijau memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman sekaligus mendukung kualitas udara yang lebih baik.

Menurutnya, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan dan cuaca ekstrem. Ketika terjadi kondisi tertentu yang dapat memengaruhi kualitas udara, masyarakat perlu mengikuti informasi resmi dan menyesuaikan aktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan.

Di sisi lain, aspek kebersihan menjadi perhatian DLH selama pelaksanaan CFD. Setelah kegiatan berakhir, petugas kebersihan dari UPTD wilayah terkait telah disiapkan untuk memastikan seluruh area kembali bersih dan nyaman digunakan masyarakat.

“Setiap kegiatan CFD kita sudah menyiapkan petugas dan truk sampah. Begitu acara selesai, semua sampah akan kita bersihkan dan kita rapikan, sehingga kawasan ini tetap nyaman dan bersih serta tidak mengganggu kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan CFD, Pemerintah Kabupaten Bekasi ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Ruang publik yang sehat, udara yang lebih bersih, serta lingkungan yang terjaga membutuhkan partisipasi aktif dari pemerintah dan masyarakat.

CFD pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan olahraga dan rekreasi semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi untuk membangun budaya hidup sehat, mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, menjaga kebersihan, serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan Kabupaten Bekasi.

Reporter : Jaja Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

September Pagi di Deltamas, CFD Kabupaten Bekasi Hadirkan Ruang Sehat dan Bebas Kendaraan
PEMERINTAHAN   Sep 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kabupaten Bekasi Kirim 14 Peserta Perkuat Jabar di MTQ Nasional 2026
PEMERINTAHAN   Sep 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Beri Dukungan 14 Kafilah Kabupaten Bekasi di MTQ Nasional ke-31 Semarang
PEMERINTAHAN   Sep 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Kolaborasi Salurkan 10,1 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
PEMERINTAHAN   Sep 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Ingin Alun-Alun Eduforest Jadi Ruang Publik Kebanggaan Masyarakat
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik