Kamis, 30 Juli 2026

Dampingi Mendag Zulkifli Hasan 

Pj Bupati Bekasi Apresiasi Keberhasilan PT. GRP Tembus Ekspor Baja ke Selandia Baru

EKONOMI   Jul 26, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 4.354 Kali


id5277_Compress_20220726_230528_8426.jpg


CIKARANG BARAT – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, ada empat kontribusi dari kawasan industri yang bisa diberikan untuk Kabupaten Bekasi. Yang pertama, penyerapan tenaga kerja, terutama tenaga kerja lokal, kedua, penyerapan produk lokal seperti kerjasama dengan UMKM, ketiga sumber daya manusia dan yang keempat Corporate Social Responsibility (CSR).

"Mudah-mudahan semua industri kita maju, sehingga empat kontribusi tadi bisa terus meningkat untuk masyarakat Kabupaten Bekasi," kata Dani Ramdan, usai mendampingi Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, melepas ekspor baja ke Selandia Baru di PT Gunung Raja Paksi Tbk Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat, Selasa (26/7/22).

Terkait keberhasilan PT. Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) yang berhasil menembus pasar ekspor baja ke Selandia Baru sebanyak 3.800 metrik ton dengan nilai sekitar USD 4 juta, Dani Ramdan mengaku bersyukur dan turut bergembira atas capaian dari PT GRP.

"Pemkab Bekasi turut bergembira atas keberhasilan PT GRP dalam meningkatkan ekspor. Kami berharap peluang ini bisa terus dimanfaatkan. Apa yang diraih PT GRP, karena berlokasi di Kabupaten Bekasi, pasti berdampak untuk kemajuan Kabupaten Bekasi," ujarnya.

Dani mengatakan, Pemkab Bekasi akan terus mendorong PT. GRP untuk menjadi perusahaan yang maju dan kompetitif di pasar global, terutama dalam hal kebutuhan yang terkait dengan hubungan sosial dan aspek lingkungan.

"Kami juga membuka diri, jika memang bisa menjembatani hubungan terhadap masyarakat maupun pemerintah, baik di tingkat pusat maupun provinsi," kata Dani.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, kualitas baja produksi dalam negeri yang diakui dunia, menjadi bukti bahwa pemerintah telah berhasil meningkatkan nilai tambah komoditas baja Indonesia untuk menembus pasar global. Ia menegaskan, kemajuan industri baja ini harus dapat menyejahterakan masyarakat di dalam negeri.

Ekspor baja ke Selandia Baru ini, kata Zulkifli, merupakan bukti pengakuan bahwa kualitas kelas dunia dari baja produksi Indonesia diterima dengan baik di mancanegara.  

"Mohon capaian ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan, karena pemerintah ingin terus mendorong kualitas produk, barang dan jasa, serta investasi Indonesia, agar meningkatkan citra Indonesia sebagai negara industri. Semoga upaya ini memberi sumbangsih yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Reporter : Andre M Jafar

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Puncak Harkopnas ke-79, Plt Bupati Bekasi Ajak Koperasi Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
EKONOMI   Jul 26, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bertahap, Wajah Pasar Cikarang Mulai Tertata Rapi
EKONOMI   Jul 22, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kemah Sambil Belajar Bisnis, "Bekasipreneur Camp" Perkuat Jejaring dan Daya Saing UMKM
EKONOMI   Jul 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
282 Ribu Unit Usaha Jadi Target Pendataan Sensus Ekonomi di Kabupaten Bekasi
EKONOMI   Jul 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Targetkan Omzet hingga Rp2 Miliar, 52 UMKM Kabupaten Bekasi Siap Naik Kelas
EKONOMI   Jun 25, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik