CIKARANG UTARA - Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, meninjau langsung keberadaan pasar tumpah yang berada di sepanjang jalan RE. Martadinata di wilayah Cikarang Utara pada Selasa (20/1/2025).
Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mencari solusi penataan pasar sekaligus mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
Dalam keterangannya dr. Asep menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan dialog dengan masyarakat dan para pedagang yang selama ini beraktivitas di pinggir jalan. Hasilnya, disepakati bahwa penataan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif.
“Kita tadi sudah berbicara dengan masyarakat sekitar. Insyaallah penanganannya dilakukan bertahap, dan mulai Februari pedagang yang berada di pinggir jalan akan kita relokasikan ke Jalan Tumaritis (Gang Buntu),”ujarnya.
Ia menjelaskan, Jalan Tumaritis merupakan aset pemerintah yang selama ini dikenal sebagai jalan mati dan dinilai cukup representatif untuk dijadikan lokasi baru bagi para pedagang. Dengan relokasi tersebut, ruas jalan utama di depan Sentra Grosir Cikarang (SGC) akan difungsikan kembali sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan.
“Nanti di sini akan kita relokasi semua pedagang. Jalan di depan SGC hanya difungsikan untuk kendaraan besar maupun kecil, tidak ada lagi pedagang di badan jalan,” tegasnya.
Asep juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara terdapat sekitar 500 lapak pedagang yang akan direlokasi. Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi dan diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi, terutama pada jam-jam sibuk.
“Ini salah satu solusi penanganan kemacetan. Kita tidak memungkiri, sampai sekarang kemacetan masih sering terjadi, terutama pada awal malam hari dan dipagi hari,” tambahnya.
Selain relokasi pedagang, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga berencana melakukan penataan kawasan secara menyeluruh, mulai dari perapihan jalan hingga perbaikan saluran air. Hal ini dilakukan agar kawasan pasar yang baru nantinya lebih tertata, nyaman, dan aman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.
“Pasarnya kita pindahkan, jalannya kita rapihkan, saluran airnya kita benahi. Biar pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan masyarakat juga merasa nyaman saat berbelanja," katanya.
Dirinya berharap langkah ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penataan pasar tumpah sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas di wilayah Cikarang Utara.
Reporter : Andre M Jafar
Editor : Fuad Fauzi
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 9
Pengunjung Bulan ini : 432309
Total Pengunjung : 4104109