Jumat, 03 Desember 2021

Pemkab Bekasi Permudah Proses Perizinan untuk Tingkatkan Investasi

EKONOMI   Jan 22, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.113 Kali


8420190816112900-WhatsApp Image 2019-03-05 at 15.11.22-1.jpg


CIKARANG PUSAT -  Meski di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk mempermudah proses perizinan agar investasi terus meningkat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, Sutia Resmulyawan mengatakan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi perlu didukung melalui berbagai investasi.

"Jadi kita permudah semua urusan dengan difokuskan melalui pelayanan online dan sesuai instruksi presiden agar proses perizinan dipermudah supaya banyak yang ingin berinvestasi. Tentunya juga harus tetap sesuai aturan dan ketentuan yang ada," kata Sutia, Kamis (21/01/21).

Sutia menilai sebenarnya mudah bagi para investor yang ingin turut serta menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Bekasi.

Sebagai wilayah industri, kata dia, peluang investasi di Kabupaten Bekasi cukup bagus sehingga kesempatan kerja terbuka dan perputaran ekonomi semakin bertumbuh.

"Di Kabupaten Bekasi ini sangat bagus untuk berinvestasi berusaha di sini, apalagi sebagai kawasan industri serta akses mobilitas yang dekat ibu kota," katanya.

Sementara Kepala Bidang Pengendalian dan Pembukuan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Akam Muharram mengatakan dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun lalu sudah melebihi target meski nilainya diturunkan akibat terdampak pandemi Covid-19.

"Karena ada kebijakan refocusing, awalnya untuk pajak daerah diturunkan menjadi Rp1,7 triliun. Tapi dengan geliat ekonomi masih tinggi, sehingga terealisasi mencapai Rp1,9 triliun," ucapnya.

Ia meyakini pada tahun 2021 yang masih pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi terus berjalan. Pihaknya juga terus melakukan inovasi dengan kebijakan dalam merangsang wajib pajak untuk taat bayar pajak.

"Tahun ini ada kenaikan yang awalnya Rp1,7 triliun untuk target pajak, tahun 2021 menjadi Rp2 triliun lebih," kata dia. 

Editor : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

CCEP Indonesia Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Lidah Buaya untuk Warga Sekitar Pabrik
EKONOMI   Dec 1, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
UMK Kabupaten Bekasi 2022 Diusulkan Naik 5,5 Persen
EKONOMI   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinas Perikanan Gelar Bazar Kuliner Olahan Ikan
EKONOMI   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bank BJB Dukung Pemkab Bekasi Majukan UMKM
EKONOMI   Nov 23, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Adakan Gebyar Penciptaan UMKM Bekasi Keren
EKONOMI   Nov 22, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik