Kamis, 05 November 2026

Nia Yuniawati Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga

PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 32 Kali


id14010_Compress_20261105_172252_2913.jpg
Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep. Foto : Jaja Jaelani/Diskominfosantik.

CIKARANG PUSAT - Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, menekankan pentingnya keterlibatan kader PKK dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Menurutnya, penguatan edukasi gizi keluarga serta kolaborasi hingga tingkat desa menjadi kunci dalam membangun kemandirian pangan sekaligus menekan angka stunting di Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut disampaikan Nia Yuniawati Asep usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Gedung Swatantra Wibawamukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis, (05/11/2026).

Nia menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menyelaraskan berbagai program ketahanan pangan dan gizi. Menurutnya, pemenuhan pangan bergizi dan seimbang menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Saya mengapresiasi dan mendukung sinkronisasi program ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan gizi. Kita ingin kebutuhan pangan bergizi masyarakat dapat terpenuhi sehingga upaya menurunkan angka stunting bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya membangun ketahanan pangan juga perlu diiringi dengan peningkatan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Dalam hal ini, TP-PKK Kabupaten Bekasi memiliki peran strategis melalui jaringan kader yang tersebar hingga tingkat desa dan kecamatan. Para kader diharapkan dapat menjadi penggerak sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga.

Nia mengatakan, dirinya selama ini terus mengingatkan seluruh kader PKK agar memperkuat kerja sama dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola konsumsi makanan bergizi dan seimbang.

“Saya selalu menyampaikan kepada seluruh kader PKK di Kabupaten Bekasi tentang pentingnya bekerja sama memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemberian makanan bergizi dan seimbang, terutama bagi ibu hamil,” ungkapnya.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, bahkan dimulai sejak masa kehamilan. Karena itu, perhatian terhadap kecukupan gizi ibu hamil menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan tumbuh kembang anak yang sehat.

Nia berharap edukasi mengenai gizi keluarga dapat terus diperluas sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi ibu dan anak.

Lebih lanjut, Nia berharap Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi dapat memperkuat kolaborasi dengan TP-PKK hingga tingkat kecamatan dan desa. Sinergi tersebut diperlukan agar program ketahanan pangan dan gizi tidak hanya berhenti pada tingkat kebijakan, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapan saya ke depan, Dinas Ketahanan Pangan bisa berkolaborasi dengan TP-PKK di tingkat kecamatan dan desa. Dengan adanya sinergi, program ketahanan pangan dan gizi di Kabupaten Bekasi bisa berjalan lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Refki Maulana
Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Nia Yuniawati Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bupati Asep Janjikan Kemudahan Investasi bagi Perusahaan yang Salurkan CSR di Wilayah Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Manfaatkan Data FSVA, Pemkab Bekasi Optimalkan Program Ketahanan Pangan
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Job Fair Virtual Kabupaten Bekasi, Kemnaker Tekankan Pentingnya Skill Tenaga Kerja
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Buka 573 Loker dari 27 Perusahaan, Bupati Asep Kawal Langsung Job Fair Virtual Batch 3
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik