Kamis, 30 Juli 2026

Inspektorat Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Pelajar SMAN 3 Cikarang Utara

PENDIDIKAN   Jul 29, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 76 Kali


id13401_WhatsApp Image 2026-07-29 at 15.28.34 (1).jpeg
ANTIKORUPSI : Inspektorat Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Pariwara Antikorupsi di SMAN 3 Cikarang Utara, Rabu (29/7/2026), sebagai upaya menanamkan nilai-nilai integritas dan kejujuran kepada generasi muda sejak dini. foto : Fajar CQA

CIKARANG UTARA – Inspektorat Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Pariwara Antikorupsi di SMAN 3 Cikarang Utara, Rabu (29/7/2026), sebagai upaya menanamkan nilai-nilai integritas dan kejujuran kepada generasi muda sejak dini.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Bekasi, Krishna Kusumo Pambudhi, tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan perekaman KTP Elektronik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Kepala SMAN 3 Cikarang Utara, Saepuloh, mengatakan pendidikan antikorupsi sangat penting diberikan kepada pelajar agar mereka memahami bahaya korupsi sekaligus membangun karakter jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas sejak di bangku sekolah.

"Hari ini siswa kami mendapatkan pemahaman mengenai antikorupsi. Ini menjadi bekal penting agar mereka mampu mengantisipasi berbagai bentuk perilaku koruptif sejak dini dengan membiasakan sikap jujur dan bertanggung jawab," ujarnya.

Dalam sambutannya, Saepuloh menyampaikan bahwa praktik korupsi dapat terjadi di berbagai sektor kehidupan. Karena itu, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama agar generasi muda mampu menolak segala bentuk penyimpangan.

Ia mengaitkan nilai tersebut dengan konsep Gapura Panca Waluya yang menjadi karakter pelajar di Jawa Barat, yakni Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi benteng moral bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

"Kalau dasar iman dan karakter sudah kuat, Insya Allah anak-anak mampu menghindari berbagai perilaku negatif, termasuk tindakan-tindakan yang mengarah pada korupsi. Kejujuran harus dibiasakan dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Saepuloh juga mengingatkan para siswa agar selalu menjaga integritas, baik di lingkungan sekolah, pergaulan maupun dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus diimbangi dengan karakter yang kuat agar dapat dimanfaatkan secara positif.

Ia berharap kegiatan edukasi antikorupsi seperti ini dapat terus dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan dunia pendidikan, sehingga mampu membentuk generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin yang bersih di masa mendatang.

Reporter : Fajar CQA

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Inspektorat Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Pelajar SMAN 3 Cikarang Utara
PENDIDIKAN   Jul 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kuliah Makin Ringan, Pemkab Bekasi Kembali Gulirkan Beasiswa Pemuda Berprestasi
PENDIDIKAN   Jul 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Forum Anak Kabupaten Bekasi Ajak Anak Berani Bersuara Cegah Kekerasan
PENDIDIKAN   Jul 23, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
HAN 2026, 93 SD di Kabupaten Bekasi Hadirkan Perpustakaan Ramah Anak
PENDIDIKAN   Jul 23, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hari Anak Nasional 2026, KPAD Kabupaten Bekasi Ajak Semua Pihak Perkuat Perlindungan Anak
PENDIDIKAN   Jul 23, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik