Minggu, 05 Februari 2023

Imbau RAT, Dekopinda Dukung Timsus Koperasi

EKONOMI   Sep 23, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 222 Kali


id5752_WhatsApp Image 2022-09-23 at 15.39.28.jpeg
DEKOPINDA KABUPATEN BEKASI, TOTO ISKANDAR

CIKARANG PUSAT – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi mendukung langkah Dinas Koperasi dan UMKM membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan koperasi yang ada di Kabupaten Bekasi. Pendataan tersebut sangat penting untuk mengetahui berapa jumlah koperasi yang masih aktif, berkembang atau maju.

“Ya pendataan koperasi itu sudah dianjurkan, mana koperasi yang telah menjalankan Rapat Anggaran Tahunan (RAT) atau belum. Sebab itu penting agar keluar juga NIB-nya,” ujar Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar pada Jumat (23/09/2022).

Toto mengakui ada beberapa koperasi yang tidak melakukan RAT, padahal Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan kewajiban setiap koperasi, karena merupakan wujud dari pertanggung jawaban pengurus dan pengawas kepada anggota atas kinerjanya.

Pelaksanaan RAT oleh koperasi diharapkan bisa dilaksanakan diawal waktu, yaitu antara bulan januari sampai dengan maret. Selain itu juga RAT menjadi bukti jika koperasi masih aktif dan berkembang.

Dari data Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi jumlah ada sekitar 1.100 koperasi yang tercatat. Namun dari jumlah itu, hanya 525 yang masih aktif dan dari 525 koperasi yang masih aktif, hanya sekitar 200 yang sehat.

“Ya kami terus melakukan imbauan koperasi untuk melaksanakan RAT,” katanya.

Sebelumnya, Dinas koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi telah membentuk tim khusus untuk mendata dan mengetahui kondisi koperasi yang sehat dan berkembang.

"Karena pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan untuk memprioritaskan kualitas ketimbang kuantitas koperasi," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupate Bekasi, Iyan Priatna pada Rabu (21/09).

Iyan mengatakan, pihaknya akan fokus pada kualitas dan bukan kuantitas semata. "Sekarang ini kita fokusnya ke kualitas, jadi tidak mengejar kuantitas, arah kebijakan pemerintah seperti itu. Jadi dari pada koperasi banyak tapi tidak berkualitas. Kita sudah membentuk satgas untuk menyisir itu, jadi kita checking aktivitas dan pengurusnya," katanya. (*)

REPORTER: FUAD FAUZI

EDITOR: TATA JAELANI

Berita Lainnya

Update Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Baru Cikarang, Jumat 3 Februari 2023
EKONOMI   Feb 3, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinas Perdagangan Tingkatkan Monitoring Harga Kebutuhan Pokok
EKONOMI   Jan 24, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
UPDATE Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Baru Cikarang, Rabu 18 Januari 2023
EKONOMI   Jan 18, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dipadati Pengunjung, Wisata Food Estate Mulai Jadi Destinasi Favorit
EKONOMI   Jan 17, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Update Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Baru Cikarang, Kamis 5 Januari 2023
EKONOMI   Jan 5, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik