Minggu, 12 Juli 2026

Media Sosial Jadi Kunci UMKM Bekasi Naik Kelas

EKONOMI   Jun 24, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 329 Kali


id13228_WhatsApp Image 2026-06-24 at 12.09.39.jpeg
GEBYAR UMKM : Pelaksana tugas (Plt) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Ny. Nia Yuniawati Asep mendorong pelaku UMKM bisa naik kelas untuk terus meningkatkan daya jual setiap hasil produk. FOTO : Endar Bachtiar/Diskominfosantik.

TAMBUN SELATAN – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, menilai pemanfaatan media sosial menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas dan memperluas jangkauan pasar.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya meninjau langsung bazar UMKM dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Polres Metro Bekasi yang digelar di Halaman Museum Gedung Juang 45, Tambun Selatan, Rabu (24/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Nia mengapresiasi kreativitas dan antusiasme para pelaku UMKM yang dinilai semakin berkembang.

“Saya merasa bangga karena teman-teman UMKM sangat bersemangat. Harapan saya ke depan, UMKM Kabupaten Bekasi bisa merambah pasar yang lebih luas, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Nia Yuniawati.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti salah satu produk kerajinan yang menarik perhatiannya, yakni tas berbahan rotan yang dipamerkan oleh pelaku UMKM. Menurutnya, produk-produk lokal seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan daerah.

“Yang unik tadi saya melihat tas dari rotan. Banyak pilihan produk yang menarik dan kreatif,” tambahnya.

Nia menegaskan bahwa perkembangan UMKM saat ini tidak lepas dari peran media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran digital. Ia mendorong para pelaku usaha untuk lebih aktif memanfaatkan platform digital dalam memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

“Sekarang sudah ada media sosial, ini bisa menjadi salah satu cara untuk menaikkan kelas UMKM di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Selain aspek ekonomi, Nia juga menilai kegiatan bazar UMKM yang dikolaborasikan dengan Festival Band Pelajar memiliki dampak sosial yang positif, terutama dalam memberikan ruang kegiatan produktif bagi generasi muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan angka kenakalan remaja serta menghindari perilaku negatif di kalangan pelajar.

“Ini sangat bagus sekali karena bisa menurunkan angka kriminalitas, khususnya di kalangan anak-anak remaja. Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pelaku UMKM dapat terus ditingkatkan agar mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat di Kabupaten Bekasi.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga UMKM Kabupaten Bekasi semakin maju dan naik kelas,” tutupnya.

Reporter: Ike Sopiah

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Kemah Sambil Belajar Bisnis, "Bekasipreneur Camp" Perkuat Jejaring dan Daya Saing UMKM
EKONOMI   Jul 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
282 Ribu Unit Usaha Jadi Target Pendataan Sensus Ekonomi di Kabupaten Bekasi
EKONOMI   Jul 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Targetkan Omzet hingga Rp2 Miliar, 52 UMKM Kabupaten Bekasi Siap Naik Kelas
EKONOMI   Jun 25, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemadaman Bergilir Tak Surutkan Semangat UMKM Bekasi Naik Kelas Lewat Kemitraan Ritel Modern
EKONOMI   Jun 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Media Sosial Jadi Kunci UMKM Bekasi Naik Kelas
EKONOMI   Jun 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik