Sabtu, 12 September 2026

Harganas ke-33 Tingkat Kabupaten Bekasi, Ajak Ayah Peduli Keluarga

PEMERINTAHAN   Jun 29, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 417 Kali


id13250_Compress_20260629_092226_6020.jpg
HARGANAS : Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33. Bertempat di Plaza Pemkab Bekasi Cikarang Pusat, Senin (29/06/2026). Foto : Jaja Jaelani/Diskominfosantik

CIKARANG PUSAT - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Bekasi menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Upacara yang berlangsung di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (29/06/2026), tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bekasi yang mengenakan batik sebagai simbol kebersamaan dan penguatan nilai-nilai keluarga dalam kehidupan bermasyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

"Harganas ke-33 ini mengajak kepada para ayah untuk peduli juga dengan keluarga, terutama anak-anak kita. Jangan sampai nanti anak-anak ini hanya menjadi beban ibu," ujar Endin usai upacara.

Menurutnya, kehadiran ayah tidak hanya dibutuhkan secara fisik, tetapi juga melalui komunikasi dan perhatian yang diberikan kepada anak dalam kehidupan sehari-hari.

"Ketika memang ada di rumah, seperti di meja makan atau di tempat-tempat tertentu, anak-anak itu harus diajak bareng-bareng untuk berbicara dan diperhatikan," katanya.

Endin menuturkan, derasnya arus informasi digital menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Karena itu, orang tua perlu mengawasi sekaligus membatasi penggunaan gawai agar tidak mengganggu aktivitas belajar maupun interaksi sosial anak.

"Mereka itu harus dibatasi kapan harus main, kapan harus belajar, dan seterusnya kegiatan-kegiatan di rumah," ungkapnya.

Selain pengawasan terhadap penggunaan teknologi, keluarga juga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda melalui penanaman nilai agama dan moral sejak dini.

"Pengetahuan umum penting, tetapi fondasi dasar keagamaan juga tidak kalah penting. Nah ini juga fungsi keluarga yang sangat berperan," tuturnya.

Reporter : Arif Tiarno Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Plt Bupati Bekasi Ingin Alun-Alun Eduforest Jadi Ruang Publik Kebanggaan Masyarakat
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Asep Surya Atmaja Targetkan Investasi Kabupaten Bekasi Tahun 2026 Rp70 Triliun
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kapolri: Jadikan Buruh Aset Perusahaan
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
9,7 Juta Liter Air Bersih Sudah Distribusikan, BPBD Terus Bergerak Bantu Warga Terdampak Kekeringan
PEMERINTAHAN   Sep 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik