Rabu, 08 Juli 2026

Enam Program Prioritas Utama di RKPD 2024

PEMERINTAHAN   Mar 13, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 3.938 Kali


id6848_20230313_Enam Program Prioritas Utama di RKPD 2024 (6).jpeg
RKPD : PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri sekaligus menutup Forum Perangkat Daerah tahun 2023 di ball room Hotel Nuanza, Cikarang Selatan pada Senin (13/3/2023) foto: Bayu aji s

CIKARANG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bekasi menutup Forum Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi tahun 2023, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Bekasi tahun 2024.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, ada enam program prioritas utama yang akan menjadi fokus pemerintah daerah seiring dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia. Seluruh perangkat daerah agar mendukung dan merumuskan program prioritas sehingga menjadi fokus utama dalam perencanaan kerja daerah di tahun depan.

“Dengan ini artinya kita telah menetapkan rencana alokasi anggaran program prioritas utama yang masing-masing juga telah mendapat alokasi anggaran yang utama juga di tahun depan. Kemudian ketajaman program, sasaran-sasarannya dan kegiatannya juga semakin nampak dibanding tahun sebelumnya,” jelas Dani Ramdan seusai menutup forum RKPD di Hotel Nuanza pada Senin (13/03).

Adapun enam program prioritas utama di Kabupaten Bekasi yiatu pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, pengentasan pengangguran, pengendalian inflasi, peningkatan investasi dan digitalisasi.

“Tinggal tantangannya adalah pengawalan, karena ini perjalanannya masih panjang. Dari RKPD ini ke KUA PAS, lalu ke RKA baru nanti ke APBD-nya. Jadi saya hanya menekankan bahwa yang lebih penting adalah konsistensi pengawalan sampai ke penganggaran,” katanya.

Dani mengatakan tantangan Kabupaten Bekasi terkait pengentasan pengangguran adalah banyaknya pendatang. Meskipun sudah banyaknya membuka lapangan pekerjaan namun selalu tidak seimbang dan akhirnya menyebabkan masih tinggi angka pengangguran di Kabupaten Bekasi.

“Tapi tentu kita masih harus terus mencari solusinya, tadi ada beberapa strategi akan kita kembangkan intinya tetap pada daya saing tenaga kerja lokal sehingga peluang yang ada di Kabupaten Bekasi diprioritaskan oleh perusahaan untuk tenaga kerja lokal,” katanya.

Dani juga menambahkan, dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi adalah dengan melakukan subsidi secara terus menerus terhadap masyarakat dengan kategori tidak lagi produktif.

“Iya seperti program PKH seperti bantuan tunai, ataupun bantuan sembako rutin dan kesehatan supaya mereka tetap ada di derajat sejahtera,” ujarnya.

Reporter : Akbar Nurachman

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Plt Bupati Bekasi Minta Warga Tak Khawatir Ikuti Pendataan
PEMERINTAHAN   Jul 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Seni Ujungan Bekasi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Kebudayaan
PEMERINTAHAN   Jul 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Puskesmas Karang Satria Berhasil Pertahankan Nol Kasus Kematian Ibu dan Bayi Sejak 2022
PEMERINTAHAN   Jul 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Mulai Laksanakan Tahapan Penertiban Bangli di SS Balong Tua
PEMERINTAHAN   Jul 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Raih Anugerah Warta Kota Awards 2026 Bidang Kesehatan
PEMERINTAHAN   Jul 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik