Sabtu, 02 Mei 2026

Cerita dr Asep Surya Atmaja Tentang Kakaknya, Selalu Sabar Ketika Sakit

PEMERINTAHAN   Jul 12, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 6.300 Kali


14IMG_20210712_223116.jpg


CIKARANG UTARA – Keluarga Almarhum Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja masih berduka. Namun mereka berupaya tabah dan ikhlas melepas kepergiannya. Hal ini disampaikan Asep Supria Atmaja, adik kandung orang nomor satu di Kabupaten Bekasi, di lokasi pemakaman keluarga, Kampung Lemahabang, RT 01/04, Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Senin (12/6/2021).

Meninggalnya sang Kakak, kata Asep yang merupakan anggota Dewan Perwakla Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi itu, meninggalkan duka tersendiri terlebih, sosok kakaknya itu merupakan panutan bagi dirinya.

"Kita semua, saya dan keluarga termasuk masyarakat Kabupaten Bekasi sangat kehilangan. Beliau, sosok kakak sekaligus contoh buat saya,” kata Asep usai pemakaman pada Senin (12/7/2021).

Namun satu yang dia ingat, bahwa Sang Kakak, Bupati Eka Supria Atmaja selalu terlihat sabar ketika sakit.

Lebih lanjut, Asep mengungkapkan awal mula kakaknya terpapar Covid -19 ketika Pak Eka hari Sabtu-Minggu, 26-27 Juni 2021, malam mengalami meriang.  

"Lalu dia pun minum obat, paracetamol dikiranya, mungkin sakit kecapean. Kemudian agak baikan,” ucapnya. 

Lalu, lanjut Asep pada Senin-Selasa, tanggal 28-29 Juni mulai merasakan gejala mual. Ketika itu mulai muncul kekhwatiran akan terpapar Covid-19. Terlebih pada Covid-19 varian baru yang saat ini informasinya banyak beredar di media.

Kemudian, kata Asep, pada Rabu (30/6) keluarga memilih untuk swab antigen dan hasilnya positif disusul tes PCR pada Kamis (1/7) di RS Mitra Keluarga, Cikarang. 

"Setelah diketahui positif di RS Permata Keluarga, selama dua hari Pak Eka dirawat. Karena Pak Eka komorbid jadi beliau membutuhkan ruang ICU, karena saat itu ICU di Kabupaten Bekasi penuh, khawatir kenapa-kenapa disitulah Pak Eka dirujuk ke RS Siloam Tangerang. Dirawat di Siloam selama tujuh hari,” terangnya.

"Saat isolasi di RS. Siloam tidak ada komunikasi," ucapnya.

Asep mengungkapkan, di kediamannya hanya pak Eka yang positif Covid-19, sedangkan istri dan ketiga anaknya negatif, demikian pula dengan ajudannya yang juga negatif.

"Kami dari pihak keluarga, meminta doanya kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Mohon maaf bila ada kesalahan dari beliau. Semoga beliau husnul khotimah," pungkasnya.

Reporter : Dani Moses

Editor.     : Tata Jaelani

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Pastikan Pendampingan Penuh Jamaah Haji dari Keberangkatan hingga Kembali ke Tanah Air
PEMERINTAHAN   May 1, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
11 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat, Plt Bupati Besuk Langsung di RSUD Kota Bekasi
PEMERINTAHAN   Apr 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Bekasi Gelar Uji Konsekuensi DIK
PEMERINTAHAN   Apr 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Ketua TP PKK Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Daerah
PEMERINTAHAN   Apr 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hari Kartini ke-147, Pemkab Bekasi Terus Perkuat Pemberdayaan Perempuan Melalui Berbagai Program Strategis
PEMERINTAHAN   Apr 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik

TERPOPULER BULAN INI

STATISTIK
STATISTIK PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 9
Pengunjung Bulan ini : 150275
Total Pengunjung : 4105125