Kamis, 22 Februari 2024

Camat Tambun Selatan Koordinasikan Penanganan Korban Puting Beliung di Tiga Desa

PEMERINTAHAN   Mar 2, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.129 Kali


id6763_Compress_20230302_140759_9230.jpg
Camat Tambun Selatan Junaefi, didampingi Muspika, meninjau warga terdampak bencana angin puting beliung di Desa Sumberjaya, pada Kamis (02/03/2023).

TAMBUN SELATAN - Camat Tambun Selatan Junaefi bersama unsur Muspika, mengunjungi warga yang terdampak bencana angin puting beliung yang menerjang ratusan pemukiman warga di tiga desa, pada Rabu (1/3) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Tiga desa tersebut yakni Desa Sumberjaya, Desa Tridayasakti dan Desa Mangunjaya.

Intensitas hujan yang cukup deras disertai angin kencang mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat.

"Untuk data terakhir, jumlah rumah yang mengalami kerusakan di Desa Mangunjaya 102 rumah, Desa Sumberjaya 164 rumah dan Desa Tridayasakti 53 rumah. Total keseluruhan 319 rumah. Dari jumlah itu ada 19 rumah yang rusak berat di Desa Sumberjaya," kata Junaefi saat meninjau warga terdampak puting beliung di Desa Sumberjaya, pada Kamis (02/03/2023).

Junefi mengatakan, untuk penanganan dan bantuan warga terdampak puting beliung, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Baznas dan PMI Kabupaten Bekasi.

"Alhamdulillah kita juga dibantu dari Satuan Brimob, dari BPBD, Dinsos dan PMI juga sudah turun memberikan bantuan, mulai dari memotong pohon tumbang, pembagian sembako dan dari Disperkimtan akan meninjau ke lokasi untuk survei, mudah-mudahan akan ada tindak lanjut setelah ini," ungkapnya.

Selain itu, Junaefi menyebutkan, pihaknya sedang mengajukan bantuan kepada Baznas Kabupaten Bekasi untuk membangun kembali rumah yang rusak berat.

"Ya, kita arahkan ke Baznas, karena Baznas memang bisa lebih cepat penanganannya bagi rumah yang sangat parah kerusakannya seperti rumah roboh yang dihuni oleh keluarga yang tidak mampu," katanya.

Junaefi menjelaskan, untuk kerusakan rumah yang atapnya lepas akan diperbaiki secara gotong royong bersama masyarakat.

"Saya bersyukur, melihat masyarakat di lapangan, mereka kompak bahu-membahu membantu warga yang terkena bencana. Tradisi gotong-royong mereka masih tinggi dan saling membantu," katanya.

Junaefi juga mengimbau warga Kecamatan Tambun Selatan, jika terdapat pohon rimbun dan tinggi yang sudah rapuh, agar segera ditebang untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Reporter : Andre M Jafar
Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Matangkan Persiapan Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Feb 22, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hadiri Forum Perangkat Daerah se-Jabar, Kabupaten Bekasi Siap Dukung Jawa Barat Menjadi Smart Province
PEMERINTAHAN   Feb 21, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Pandu Perangkat Daerah Susun Daftar Informasi Publik
PEMERINTAHAN   Feb 21, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Prioritaskan Penanganan Longsor Jembatan Cipamingkis di Triwulan I
PEMERINTAHAN   Feb 21, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Bekasi : TMMD Ke-119 Tingkatkan Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
PEMERINTAHAN   Feb 20, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik