Kamis, 17 September 2026

Bojongmangu, Sentra Penghasil Bambu Terbesar di Kabupaten Bekasi

EKONOMI   Jul 16, 2020  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 44.580 Kali


8IMG-20200716-WA0009.jpg


BOJONGMANGU - Kecamatan Bojongmangu merupakan sentra penghasil bambu terbesar di Kabupaten Bekasi. Hampir separuh lahan di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bogor ini dipenuhi kebun bambu yang tumbuh secara alami. 

Ada enam desa di Kecamatan Bojongmangu, yaitu Desa Medalkrisna, Sukabungah, Sukamukti, Bojongmangu, Karang Indah dan Karangmulya. 

"Dari enam desa di Kecamatan Bojongmangu semuanya penghasil bambu, tapi yang paling banyak sepertinya di Desa Bojongmangu," kata Sekdes Bojongmangu, Pandi Achmadi, saat ditemui di kantornya, Kamis (16/07/20).

Pandi mengatakan, sejak dulu pohon bambu merupakan salah satu sumber penghasilan warga selain pertanian,  yang dipanen satu atau dua kali dalam setahun. Tapi sejauh ini masyarakat baru mengandalkan bambu yang dijual langsung dari kebun sehingga nilai ekonominya tidak begitu besar. 

"Harganya kalau dijual langsung dari kebun paling sekitar Rp 2.000 sampai Rp 5.000 perbatang, tergantung kualitasnya. Kalau sudah di pengepul harganya bisa Rp 10.000 perbatang," ujarnya. 

Pandi berharap, ke depan masyarakat di desanya bisa mengolah bambu menjadi komoditi yang mempunyai nilai ekonomi lebih mahal setelah diolah menjadi barang kerajinan atau sejenisnya. 

"Dulu pernah ada pelatihan kerajinan bambu untuk warga dari Balitbang, tapi karena ada Covid jadi tertunda. Saya berharap program pelatihan ini dilanjutkan, sekaligus ada pendampingan untuk permodalan dan pemasarannya," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Komunitas Wisata Bojongmangu, Ayong mengaku bangga daerahnya menjadi penghasil bambu terbesar di Kabupaten Bekasi, bahkan  dikirim ke luar daerah. Tapi dirinya berharap ada potensi lain yang bisa dikembangkan dari banyaknya hutan bambu di Bojongmangu ini untuk pengembangan wisata dan ekonomi kreatif dari kerajinan bambu.

"Di sini juga banyak anak muda kreatif yang bisa membuat kerajinan atau souvenir dari bambu. Kalau dipadukan dengan wisata hutan bambu misalnya,  pasti akan lebih menarik lagi. Mudah-mudahan ke depan ada dukungan dari berbagai pihak, supaya Bojongmangu bisa menjadi destinasi wisata andalan di Kabupaten Bekasi," pungkasnya. 

Reporter : Muh Ikbal
Editor     : Yus Ismail

Berita Lainnya

Cegah Gejolak Harga, Disdag Siapkan Alarm Digital Inflasi
EKONOMI   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dekranasda Kabupaten Bekasi Siapkan UMKM Unggulan di Setiap Kecamatan
EKONOMI   Sep 15, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tembus Pasar Eropa, PT Oishii Food Indonesia Ekspor 20 Ton Kecap ke Belanda
EKONOMI   Aug 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pasokan Berkurang, Harga Sejumlah Komoditas Pasar Induk Cibitung Naik Tipis
EKONOMI   Aug 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Beri Keringanan Warga Lunasi Tunggakan PBB Tanpa Denda
EKONOMI   Aug 14, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik