Rabu, 21 Oktober 2026

Bangun Green House Melon Premium, CSR Yutaka Buka Peluang Ekonomi Warga

SOSIAL   Oct 20, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 90 Kali


id13871_Compress_20261020_200651_1005.jpg
Green House Budidaya Melon sekaligus panen perdana yang dikelola oleh Kelompok Tani De Lima program Desa Sejahtera Astra (DSA), dilaunching oleh Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Nayu Kulsum bersama President Direktur PT. Yutaka Manufacturing Indonesia, Yoshihiro Kimata dan Sekretaris Kecamatan Cikarang Barat Abdul Hay di Perumahan Graha Asri Residence, Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat, Selasa (20/10/2026).

CIKARANG BARAT - Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mengapresiasi kontribusi PT Yutaka Manufacturing Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dalam mendukung Kelompok Tani De Lima membangun Greenhouse untuk budidaya melon berkualitas premium.

Pengembangan pertanian hortikultura ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kick Off Peresmian Green House Budidaya Melon sekaligus panen perdana yang dikelola oleh Kelompok Tani De Lima program Desa Sejahtera Astra (DSA), dilaunching oleh Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Nayu Kulsum bersama President Direktur PT. Yutaka Manufacturing Indonesia, Yoshihiro Kimata dan Sekretaris Kecamatan Cikarang Barat Abdul Hay di Perumahan Graha Asri Residence, Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat, Selasa (20/10/2026).

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Nayu Kulsum mengatakan, sektor pertanian hortikultura memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat tetapi juga menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan petani.

"Baru saja kita panen perdana buah melon premium hasilnya luar biasa memuaskan, mudahan memberikan manfaat bagi Kelompok Tani De Lima, semoga Green House ini berkelanjutan menjaga ketahanan pangan dan peningkatan kualitas produksi melon," ucapnya.

Menurutnya, perkembangan kawasan industri dan pesatnya pertumbuhan permukiman di Kabupaten Bekasi menuntut sektor pertanian terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap produktif, kompetitif, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Kami Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi kepada PT Yutaka Manufacturing Indonesia atas kontribusi dan kepeduliannya melalui program CSR yang diwujudkan dalam pembangunan green house melon bagi Kelompok Tani De Lima,” ujar Nayu Kulsum.

Dirinya menjelaskan, penerapan sistem budidaya green house diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan pemanfaatan lahan, meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas hasil panen, serta menghasilkan produk hortikultura yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

"Memanfaatkan pekarangan rumah dan fasum perumahan bisa dikembangkan budidaya Holtikultura tanaman buah dan sayur, kolaborasi melalui CSR dari perusahaan sangat diperlukan untuk pengembangan sektor pertanian sehingga bisa berkelanjutan," pungkasnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Yutaka Manufacturing Indonesia Yoshihiro Kimata mengatakan, program budidaya melon tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Kami pihak perusahaan melalui CSR yang menyentuh kepada masyarakat pilar kesehatan, pendidikan dan pilar kewirausahaan dengan menginisiasi pembangunan green house budidaya melon Kelompok Tani De Lima melalui program Desa Sejahtera Astra di Desa Telajung," terangnya.

Menurut Yoshihiro Kimata menjelaskan, pada tahun ini perusahaan menjalankan program CSR pada pilar kewirausahaan Program tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan budidaya sayuran yang telah dilaksanakan bersama kelompok tani setempat pada 2025, pada Kick Off peresmian Green House Budidaya Melon pihaknya juga menyediakan gazebo sebagai sarana pendukung kegiatan kelompok tani.

“Kedua program budidaya ini bertujuan mendorong ketahanan pangan, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam budidaya pertanian, serta menciptakan peluang usaha dan sumber penghasilan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Telajung,” kata Kimata.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani De Lima DSA Telajung, Bambang Hermawan, menjelaskan bahwa green house tersebut ditanami tiga varietas melon, yakni Golden Humy, Sweet Net, dan Sweet Humy. Pengelolaannya melibatkan 10 anggota kelompok tani yang merupakan warga setempat.

"Budidaya melon premium membutuhkan waktu sekitar 70 hari, mulai dari penyemaian hingga panen. Setiap buah melon memiliki berat berkisar satu hingga dua kilogram, Pada panen perdana dari ketiga varietas tersebut menghasilkan sekitar 160 buah melon dengan total berat lebih dari dua kuintal," ucapnya.

Menurut Bambang, hasil panen perdana tersebut menjadi langkah awal bagi kelompok tani untuk mengembangkan usaha pertanian yang lebih mandiri dan produktif. Dukungan sarana budidaya dari perusahaan diharapkan dapat menjadi modal bagi anggota kelompok untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat.

"Kami Kelompok Tani De Lima mengucapkan terima kasih kepada PT. Yutaka Manufacturing Indonesia atas dukungan yang diberikan melalui program CSR, semoga bantuan program ini dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar dan mendorong kemandirian kelompok tani, serta mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Bambang.

Reporter : Endar Raziq B.

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Bangun Green House Melon Premium, CSR Yutaka Buka Peluang Ekonomi Warga
SOSIAL   Oct 20, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bekasi Cerdas, Baznas Salurkan Beasiswa Dalam dan Luar Negeri untuk 326 Penerima
SOSIAL   Oct 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kampung Siaga Bencana, Warga Desa Sukajadi Dilatih Evakuasi hingga Kelola Dapur Umum
SOSIAL   Oct 17, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BPBD Salurkan 16 Juta Liter Air Jangkau 55 Desa
SOSIAL   Oct 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Asep Targetkan UHC Prioritas JKN Berlaku Sebelum Akhir Oktober
SOSIAL   Oct 9, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik