Rabu, 14 Oktober 2026

Plt Bupati Asep Surya Atmaja Minta CSR Perusahaan Kembali ke Kabupaten Bekasi

PEMERINTAHAN   Oct 14, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 127 Kali


id13841_WhatsApp Image 2026-10-14 at 11.12.01.jpeg
RAKOR : Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memimpin rapat koordinasi pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial di Lingkungan Perusahaan TJSLP/CSR, dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi. Bertempat di Ruang Rapat Raden KH. Ma'mun Nawawi, Gedung Bupati, Cikarang Pusat. Rabu, (14/10/2026). FOTO : Endar Bachtiar/Diskominfosantik.

CIKARANG PUSAT – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mendorong perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi untuk mengoptimalkan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Langkah tersebut diperkuat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) CSR Kabupaten Bekasi Tahun 2026 dengan mengusung Gerakan Kolaborasi CSR melalui Sinergi Optimal Lintas Instansi dan Dunia Usaha (Gerak CSR Solid), bertema Peningkatan SDM Berdaya Saing dan Infrastruktur Berkeadilan.

“Intinya, kita minta kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi, CSR-nya dapat kembali dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bekasi. Kita memiliki sekitar 9.200 perusahaan dan 11 kawasan industri. Potensi ini perlu disinergikan agar kontribusinya semakin nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Asep saat kegiatan di Ruang Rapat KH Makmun Nawawi, Rabu (14/10/2026).

Asep menjelaskan, penguatan kolaborasi CSR menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran. Melalui sinergi bersama dunia usaha, kebutuhan pembangunan yang belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diharapkan dapat memperoleh dukungan tambahan.

“Kita ingin CSR ini bisa menopang pembangunan daerah, terutama untuk infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, saya mengajak seluruh perusahaan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi melalui kolaborasi yang terarah,” katanya.

Menurut Asep, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas yang perlu mendapatkan dukungan bersama, mengingat jalan dan fasilitas umum di Kabupaten Bekasi juga digunakan oleh aktivitas industri serta mobilitas para pekerja. Karena itu, keterlibatan perusahaan diharapkan dapat membantu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah permukiman dan desa.

“Jalan-jalan kita juga digunakan oleh karyawan, kendaraan operasional, dan bus perusahaan. Ketika ada jalan yang rusak, pemerintah daerah berupaya memperbaikinya. Karena itu, kami berharap perusahaan yang berusaha di Kabupaten Bekasi ikut berkontribusi melalui CSR untuk mendukung kebutuhan pembangunan tersebut,” ungkapnya.

Selain infrastruktur, Asep menyoroti persoalan pengangguran yang masih menjadi tantangan pembangunan daerah. Berdasarkan data yang disampaikan dalam forum tersebut, tingkat pengangguran Kabupaten Bekasi berada di angka 8,68 persen. Kondisi ini membutuhkan sinergi pemerintah dan dunia usaha, termasuk dalam penguatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di pasar kerja.

“Kita ingin perusahaan dan pemerintah daerah bisa bekerja sama untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus membantu mengatasi persoalan pengangguran. Dengan kolaborasi yang baik, pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan peluang bagi masyarakat,” tegasnya.

Asep juga mendorong agar program CSR perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan diselaraskan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah. Melalui koordinasi yang terencana, dukungan perusahaan diharapkan lebih tepat sasaran, menghindari tumpang tindih program, serta menjangkau wilayah yang selama ini masih membutuhkan pembangunan.

“Kalau program CSR ini kita koordinasikan dan dikumpulkan dalam satu perencanaan, kita bisa melihat kebutuhan mana yang belum tertangani. Misalnya, ada jalan desa yang belum terakomodasi dalam musrenbang, itu bisa kita komunikasikan dengan perusahaan agar pelaksanaannya lebih terarah dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asep menyampaikan apresiasi kepada pengelola kawasan industri dan perusahaan yang selama ini telah berkontribusi melalui berbagai program CSR, termasuk dukungan terhadap fasilitas pendidikan dan kebutuhan masyarakat. Ke depan, pemerintah daerah ingin memperkuat komunikasi agar kontribusi tersebut semakin selaras dengan agenda pembangunan Kabupaten Bekasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan dan pengelola kawasan industri yang selama ini sudah membantu pembangunan daerah. Ke depan, kami ingin kolaborasi ini semakin kuat dan terencana, sehingga CSR benar-benar mendukung prioritas pembangunan Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana melakukan kunjungan atau roadshow ke sejumlah kawasan industri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah terkait. Kegiatan tersebut akan menjadi ruang dialog untuk membahas peluang kerja sama, kebutuhan pembangunan, serta mekanisme penyaluran CSR yang lebih terkoordinasi.

"Saya berharap Gerak CSR Solid dapat menjadi wadah kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan yang merata, memperkuat daya saing sumber daya manusia, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi," terangnya.

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Plt Bupati Asep Surya Atmaja Minta CSR Perusahaan Kembali ke Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Oct 14, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Camat Sukakarya : Normalisasi Kali Butek Kedepankan Pendekatan Humanis
PEMERINTAHAN   Oct 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL Sepanjang 16 Kilometer, Target Rampung Desember 2026
PEMERINTAHAN   Oct 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tinjau Kalibutek dan Pulo Glatik, Plt Bupati Siapkan Normalisasi Irigasi dan Perbaikan Jalan
PEMERINTAHAN   Oct 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dishub Usulkan Ratusan PJU ke Pemprov Jabar, 146 Titik Jadi Prioritas
PEMERINTAHAN   Oct 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik