Selasa, 24 Februari 2026

2026, Baznas Kabupaten Bekasi Targetkan Rp3 Miliar dari Zakat Fitrah dengan 50 Titik Distribusi

SOSIAL   Feb 21, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 154 Kali


id12825_Compress_20260222_000906_6681.jpg
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh

CIKARANG PUSAT – Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Aminnulloh memaparkan realisasi pengumpulan zakat fitrah Tahun 2025 mencapai Rp2.097.464.000, dengan sumber penghimpunan berasal dari perangkat dinas (PD), sekolah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta dukungan sektor swasta dan masyarakat umum.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan target penghimpunan pada Tahun 2026 agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.

“Tahun lalu kami mengumpulkan Rp2.097.464.000, dan tahun 2026 ini kami menargetkan peningkatan menjadi Rp3.030.000.000,” ungkapnya kepada bekasikab.go.id pada Sabtu (21/02/2026).

Ia menjelaskan bahwa strategi pencapaian target dilakukan dengan memperkuat peran bendahara dinas sebagai UPZ, mengoptimalkan UPZ sekolah, serta memperluas kolaborasi dengan perusahaan dan sektor swasta yang telah menjalin kerja sama. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pengumpulan zakat fitrah sehingga proses penghimpunan dapat berjalan lebih sistematis, transparan, dan akuntabel.

“Pengumpulan di dinas melalui bendahara yang menjadi UPZ, di sekolah melalui UPZ sekolah dan korwil, serta dari swasta dan masyarakat umum,” terangnya.

Selain penguatan jejaring UPZ, Baznas Kabupaten Bekasi juga membuka delapan titik konter layanan di sejumlah lokasi strategis untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah.

Konter layanan tersebut ditempatkan di Aeon Mall Deltamas, Masjid Pemda, BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Cibitung, sejumlah perusahaan, perguruan tinggi, serta Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikarang yang memiliki tingkat kunjungan masyarakat cukup tinggi.

“Setiap konter dijaga dua petugas dari mahasiswa penerima beasiswa Baznas yang telah kami latih agar pelayanan berjalan profesional,” ujarnya.

Aminnulloh menambahkan bahwa pihaknya juga akan menggelar sosialisasi kepada seluruh UPZ dari dinas, sekolah, yayasan, hingga perusahaan guna menyamakan persepsi terkait mekanisme pengumpulan dan pelaporan zakat fitrah.

“Kami akan mengundang seluruh UPZ untuk sosialisasi agar pengumpulan zakat fitrah tahun ini lebih optimal dan terkoordinasi,” katanya.

Dalam aspek pendistribusian, ia menyebutkan bahwa tahun sebelumnya zakat fitrah telah disalurkan ke 46 titik desa secara bergilir sebagai bentuk pemerataan manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

“Tahun ini kami targetkan minimal 50 titik penyaluran dan memprioritaskan wilayah terdampak banjir di sekitar 14 kecamatan, serta kami imbau masyarakat yang merasa keberatan dengan nominal uang dapat menunaikan zakat dengan beras 2,5 kilogram sesuai fiqh, dan bagi masjid atau lembaga agar segera membentuk UPZ resmi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 demi pengelolaan zakat yang profesional dan memiliki legalitas yang jelas,” pungkasnya. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Distribusikan Bantuan Benih Bagi Petani Terdampak Banjir
SOSIAL   Feb 23, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
2026, Baznas Kabupaten Bekasi Targetkan Rp3 Miliar dari Zakat Fitrah dengan 50 Titik Distribusi
SOSIAL   Feb 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Baznas Kabupaten Bekasi Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Rp45.500
SOSIAL   Feb 20, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tradisi Meugang, Baznas Kabupaten Bekasi Salurkan 8 Ekor Sapi untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
SOSIAL   Feb 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ahmad Syauqi Kembali Pimpin PC DMI Tambun Selatan Periode 2026–2031
SOSIAL   Feb 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik