Sabtu, 11 April 2026

World Hearing Day 2026, Pemkab Bekasi Luncurkan Program Sekolah Peduli Pendengaran

PEMERINTAHAN   Apr 11, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 58 Kali


id12958_IMG-20260411-WA0124.jpg
WORLD HEARING DAY 2026 : Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menghadiri sekaligus membuka kegiatan peringatan World Hearing Day 2026 serta peluncuran program Sekolah Peduli Pendengaran di SMPN 1 Cikarang Selatan pada Sabtu (11/04/2026). Foto: Dani Ibrahim/Diskominfosantik.

CIKARANG SELATAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menghadiri sekaligus membuka kegiatan peringatan World Hearing Day 2026 serta peluncuran program Sekolah Peduli Pendengaran di SMPN 1 Cikarang Selatan pada Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan skrining pendengaran bagi siswa sebagai langkah awal deteksi dini gangguan pendengaran di lingkungan sekolah. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan pendengaran, dengan melibatkan siswa, guru, serta tenaga kesehatan.

Dalam sambutannya, sekretaris Daerah kabuoaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan bahwa kesehatan pendengaran kerap luput dari perhatian, padahal memiliki peran penting dalam proses belajar, komunikasi, serta interaksi sosial.

“Gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak pada prestasi akademik, perkembangan psikologis, hingga kualitas hidup anak di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan skrining pendengaran di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif yang sangat strategis. Ini adalah bukti nyata komitmen bersama dalam memastikan generasi muda Kabupaten Bekasi tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa peluncuran Sekolah Peduli Pendengaran merupakan inovasi kolaboratif yang patut diapresiasi. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, organisasi profesi, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak secara berkelanjutan.

Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga harus menjadi ruang yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang siswa secara menyeluruh. Program ini diharapkan dapat terus berkembang dan diterapkan di lebih banyak sekolah di Kabupaten Bekasi.

“Menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan. Kami berharap program ini menjadi gerakan berkelanjutan yang berdampak luas,” tambahnya.

Selain skrining pendengaran, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan, pemeriksaan telinga, serta sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ pendengaran.

Sekda menegaskan, Pemkab Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk upaya pencegahan gangguan pendengaran, guna menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas.

Reporter : Suganda

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Jumlah Dokter Gigi Masih Terbatas, Plt Bupati Bekasi Minta PDGI Jalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi
PEMERINTAHAN   Apr 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
World Hearing Day 2026, Pemkab Bekasi Luncurkan Program Sekolah Peduli Pendengaran
PEMERINTAHAN   Apr 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Respons Tuntutan Mahasiswa soal Ketimpangan Pembangunan
PEMERINTAHAN   Apr 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Bekasi Fokus Pemerataan dan Prioritas Desa
PEMERINTAHAN   Apr 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Optimalisasikan Helpdesk TIK untuk Percepat Layanan Teknologi Perangkat Daerah
PEMERINTAHAN   Apr 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik