Ratusan Personel Brimob Batalyon D Pelopor Manfaatkan Layanan Aktivasi IKD dari Disdukcapil
PEMERINTAHAN
Oct 10, 2026 -
Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik -
Dibaca : 72 Kali
Ratusan personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya antusias memanfaatkan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi bersama Aparatur Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat di Mako Brimob Batalyon D, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Sabtu (10/10/2026). FOTO : ARIF TIARNO / NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK
CIKARANG PUSAT - Ratusan personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya antusias memanfaatkan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat di Mako Brimob Batalyon D Pelopor, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung kesiapan personel Brimob menjadi agen perlindungan sosial yang membantu masyarakat mengakses program bantuan pemerintah. Aktivasi IKD menjadi salah satu tahapan yang diperlukan untuk mendukung peran tersebut.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Bekasi, H. Damanhuri, mengatakan pelayanan tersebut dilaksanakan atas permintaan pihak Brimob untuk mendukung kesiapan personel dalam menjalankan peran sebagai agen perlindungan sosial.
“Personel yang akan menjadi agen perlindungan sosial diwajibkan memiliki aplikasi IKD. IKD ini menjadi gerbang awal untuk mendukung peran mereka dalam membantu masyarakat, terutama agar program perlindungan sosial dapat menjangkau warga yang berhak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemanfaatan IKD menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembangkan layanan berbasis digital untuk mendukung pengelolaan data kependudukan dan program perlindungan sosial. Dengan dukungan data yang lebih terintegrasi, penyaluran bantuan diharapkan semakin tepat sasaran.
Damanhuri menambahkan, pelayanan aktivasi IKD dilakukan melalui kolaborasi dengan jajaran TNI dan Polri. Disdukcapil Kabupaten Bekasi juga melibatkan petugas dari 23 kecamatan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat maupun instansi yang membutuhkan.
“Petugas kami tersebar di 23 kecamatan. Jika ada instansi atau wilayah yang membutuhkan pelayanan aktivasi IKD, kami siap berkolaborasi dan menyesuaikan pelaksanaannya dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.
Sementara itu, Camat Cikarang Pusat, Ganda Sasmita, mengatakan pelayanan langsung di Mako Brimob merupakan upaya jemput bola untuk memudahkan personel mengakses layanan administrasi kependudukan di tengah kesibukan menjalankan tugas.
“Melalui pelayanan jemput bola ini, personel tidak perlu datang langsung ke kantor kecamatan untuk melakukan aktivasi IKD. Kami bersama Disdukcapil hadir langsung agar pelayanan lebih mudah dijangkau dan dapat menyesuaikan dengan aktivitas mereka,” ungkapnya.
Ganda menambahkan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Pelayanan serupa terbuka bagi instansi pemerintah maupun perusahaan yang membutuhkan dukungan layanan dari Disdukcapil dan kecamatan.
Ia juga mengatakan, personel Brimob yang ingin mengurus perpindahan domisili ke Kabupaten Bekasi juga dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan yang tersedia.
“Untuk anggota yang ingin pindah domisili ke Kabupaten Bekasi, kami siap membantu proses pelayanannya sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
Kasi Pelayanan Kecamatan Cikarang Pusat, In In Agustiani, mengatakan menjelaskan aktivasi IKD bagi personel Brimob juga perlu diikuti dengan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi tersebut.
Ia menjelaskan, petugas turut mendampingi personel selama proses aktivasi agar tahapan yang dilakukan dapat dipahami dengan baik, termasuk saat menggunakan aplikasi IKD pada perangkat masing-masing.
“Dalam pelayanan ini, kami membantu proses aktivasi sekaligus memberikan panduan kepada personel agar dapat menggunakan aplikasi IKD dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap, melalui pelayanan ini, personel Brimob dapat memanfaatkan IKD secara optimal sekaligus mendukung penerapan layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
“Setelah aktivasi, personel diharapkan memahami penggunaan aplikasi IKD sehingga dapat memanfaatkan identitas digital tersebut untuk keperluan administrasi kependudukan,” pungkasnya.
Reporter : Arif Tiarno
Editor : Yus Ismail