Senin, 14 September 2026

PB Squash Indonesia Bidik Bibit Atlet Nasional Lewat Kejurnas 2026 di Kabupaten Bekasi

OLAH RAGA   Jul 7, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 570 Kali


id13282_IMG-20260707-WA0134(2).jpg
Acara pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 yang digelar di Gedung Squash Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Selasa (7/7/2026). Foto : Dani Ibrahim/Diskominfosantik

CIKARANG PUSAT – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 yang digelar di Gedung Squash Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, menjadi momentum penting dalam menjaring atlet-atlet potensial untuk memperkuat prestasi Indonesia di kancah internasional. Sebanyak 162 atlet dari sejumlah provinsi ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung pada 7–11 Juli 2026 tersebut.

Ketua Umum PB Squash Indonesia, Alvin Kennedy, mengatakan Kejurnas bukan sekadar ajang kompetisi antarprovinsi, tetapi menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet nasional menuju berbagai kejuaraan internasional.

"Kejurnas tahun ini menjadi momentum yang sangat penting bagi pembinaan atlet nasional. Selain menjadi ajang kompetisi antarprovinsi, Kejurnas juga merupakan wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan internasional, termasuk SEA Cup, Asian Games, dan berbagai multievent lainnya," ujar Alvin saat pembukaan Kejurnas Squash 2026 di Kabupaten Bekasi, Selasa (7/7/2026).

Ia mengapresiasi semangat para atlet yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, kehadiran mereka menunjukkan olahraga squash terus berkembang dan memiliki masa depan yang menjanjikan.

Alvin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah mendukung penyelenggaraan Kejurnas, serta kepada KOI, KONI Pusat, Kementerian Pemuda dan Olahraga, para sponsor, mitra, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan kejuaraan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang IV Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Kolonel Kes Purn. Irfan Bachtiar, menegaskan Kejurnas merupakan tahapan penting dalam pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Squash merupakan cabang olahraga yang menuju PON. Untuk menuju PON harus diawali dengan Kejuaraan Nasional, kemudian tahun berikutnya baru menuju PON," katanya.

Irfan juga menilai Kabupaten Bekasi memiliki sarana olahraga yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pusat pembinaan berbagai cabang olahraga.

"Pemda Kabupaten Bekasi memiliki fasilitas yang luar biasa dan perlu terus ditingkatkan. Tidak hanya untuk squash, tetapi juga cabang olahraga lainnya karena lahannya memungkinkan dan sumber dayanya mendukung. Mudah-mudahan dari sini lahir bibit-bibit atlet squash yang menjadi juara," ujarnya.

Kejurnas Squash 2026 diikuti atlet dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Riau. Mereka bertanding pada nomor perorangan putra dan putri kategori U-9, U-11, U-15, U-17, U-19, U-23 hingga senior. Kategori U-23 dan senior juga menjadi bagian dari seleksi atlet menuju berbagai kejuaraan berikutnya.

Reporter : Fajar/Dani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

KONI Kabupaten Bekasi Siap Tempur di Tengah Keterbatasan Anggaran
OLAH RAGA   Sep 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
1.615 Peserta dari 13 Provinsi Meriahkan GWIS Open 2026 di Kabupaten Bekasi
OLAH RAGA   Sep 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hadapi Porprov XV Jabar, Kabupaten Bekasi Siapkan 1.300 Atlet dan Target Tiga Besar
OLAH RAGA   Sep 4, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Karnaval Sepeda Santai, Plt Bupati Bekasi Ajak Warga GCC Jaga Kesehatan dan Perkuat Kebersamaan
OLAH RAGA   Aug 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Dukung Pembangunan GOR Voli Bintang Mahameru Tirta Bhagasasi, untuk Pembinaan Atlet Muda
OLAH RAGA   Aug 28, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik