Dekatkan Layanan Kesehatan Pekerja, Puskesmas Danau Indah Gandeng Perusahaan Wujudkan Pos UKK
SOSIAL
Aug 26, 2026 -
Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik -
Dibaca : 120 Kali
KESEHATAN : kunjungan tim kesehatan Puskesmas Danau Indah ke PT Ruby Berkah Sarirasa, perusahaan yang bergerak di bidang catering, di Desa Jatiwangi Cikarang Barat, Rabu (26/08/2026). Foto : Jaja Jaelani / Newsroom Diskominfosantik
CIKARANG BARAT – Puskesmas Danau Indah mulai mendorong pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) di perusahaan dan pelaku usaha, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada pekerja. Langkah tersebut diawali dengan kunjungan tim kesehatan Puskesmas Danau Indah ke PT Ruby Berkah Sarirasa, perusahaan yang bergerak di bidang catering, di Desa Jatiwangi Cikarang Barat, pada Rabu (26/08/2026).
Dokter Tim Kesehatan Puskesmas Danau Indah, Dr. Rully Dewa Brata, mengatakan program kesehatan kerja tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga melakukan upaya pencegahan melalui pemantauan kesehatan pekerja dan kondisi lingkungan kerja.
“Kami ingin membantu perusahaan maupun UMKM, khususnya yang bergerak di bidang jasa seperti catering, untuk melihat kesehatan lingkungan selama proses produksi, kondisi pekerjanya, serta potensi risiko atau hazard yang dapat muncul dalam aktivitas pekerjaan,” kata Rully.
Dalam kunjungan tersebut, tim Puskesmas Danau Indah melakukan pemeriksaan terhadap lingkungan kerja sekaligus kesehatan para pekerja. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik, tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan terhadap keluhan kesehatan yang dirasakan pekerja.
Rully mengatakan apabila ditemukan pekerja yang mengalami keluhan kesehatan, tim kesehatan dapat memberikan penanganan awal, termasuk terapi sesuai kondisi yang ditemukan. Hasil pemeriksaan juga menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi kepada perusahaan terkait potensi risiko kesehatan, baik dari faktor lingkungan maupun faktor individu pekerja.
“Kami juga akan memberikan rekomendasi kepada perusahaan mengenai potensi hazard, baik dari sisi sanitasi lingkungan maupun faktor individu atau pekerjanya,” ujarnya.
Dari hasil kunjungan, Rully menilai pengelolaan di PT Ruby Berkah Sarirasa telah berjalan dengan baik. Perusahaan dinilai telah memiliki standar operasional prosedur (SOP), mulai dari penerimaan bahan, pengolahan makanan, proses memasak hingga pengemasan, termasuk pengelolaan limbah.
“Secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik. Ke depan tentu masih bisa ditingkatkan lagi dari sisi manajemennya agar menjadi lebih baik,” katanya.
Rully menambahkan, kunjungan ke PT Ruby Berkah Sarirasa menjadi langkah awal untuk mengenalkan program kesehatan kerja Puskesmas Danau Indah kepada perusahaan dan pelaku usaha lainnya. Ke depan, pihaknya akan melakukan kunjungan serupa ke perusahaan lain di wilayah kerja Puskesmas Danau Indah.
“Harapannya Pos UKK ini nantinya bisa ada di setiap perusahaan. Jadi ketika ada pekerja yang sakit atau mengalami keluhan, bisa mendapatkan pelayanan awal dengan cepat. Kalau pekerjanya sehat, produktivitas perusahaan juga akan meningkat dan tetap terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Owner PT Ruby Berkah Sarirasa, Jati Harya Kundawa, mengapresiasi kunjungan tim kesehatan Puskesmas Danau Indah yang melakukan pemeriksaan lingkungan kerja dan kesehatan pekerja. Menurutnya, pemeriksaan tersebut memberikan masukan penting bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan karyawan.
“Kami mengapresiasi kedatangan tim Puskesmas Danau Indah. Tadi dilakukan pengecekan di bagian dapur dan kesehatan karyawan. Ada beberapa karyawan yang memiliki keluhan kesehatan dan langsung diberikan obat oleh dokter,” kata Jati.
Jati mengatakan pihak perusahaan juga mendapatkan sejumlah masukan, di antaranya menyiapkan penanggung jawab kesehatan bagi pekerja serta ruang khusus yang dapat digunakan sebagai unit kesehatan di lingkungan perusahaan. Puskesmas Danau Indah juga akan mendukung dengan edukasi kesehatan dan obat-obatan standar sesuai kebutuhan.
“Kami berharap ke depan lebih aware terhadap kesehatan karyawan. Ternyata dari pemeriksaan tadi ada beberapa keluhan seperti pusing. Ini menjadi perhatian kami untuk lebih teratur dalam memberikan asupan makanan dan menangani keluhan kesehatan karyawan, sehingga mereka lebih sehat dan bisa bekerja secara maksimal,” ujarnya.
Jati menegaskan perusahaan siap bersinergi dengan Puskesmas Danau Indah melalui edukasi dan pendampingan kesehatan. Masukan dari tenaga kesehatan akan menjadi bahan evaluasi perusahaan untuk meningkatkan standar kesehatan di lingkungan kerja.
“Kami berharap ada support dari Puskesmas Danau Indah berupa informasi dan edukasi kesehatan. Kalau memang ada hal yang belum sesuai standar kesehatan, kami berharap diberikan masukan dan saran agar ke depannya bisa lebih baik,” kata Jati.
Reporter : Arif Tiarno