Sabtu, 11 April 2026

Cegah Kekerasan di Satuan Pendidikan, 2.254 Sekolah di Kabupaten Bekasi Telah Membentuk TPPK

PEMERINTAHAN   Nov 9, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 935 Kali


id8601_Compress_20231109_172323_3285.jpg
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka rapat koordinasi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Hotel Swiss-Belinn, Cikarang Utara, pada Kamis (9/11/2023). FOTO : BAYI AJI S/NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK.

CIKARANG UTARA - Sebanyak 2.254 sekolah atau sekitar 67,3 persen dari 3.346 sekolah di Kabupaten Bekasi telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).

Pembentukan Satgas TPPK tersebut sebagai upaya pemerintah daerah untuk mencegah terjadinya perundung pada anak di dunia pendidikan, agar para siswa menjadi aman dan nyaman ketika berlangsung proses belajar mengajar. 

Hal itu disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan usai membuka Rapat Koordinasi TPPK yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn, Cikarang Utara, pada Kamis (9/11/2023). 

Dani menyampaikan, kedepan tugas dari TPPK ini harus lebih optimal dengan menyiapkan kanal pengaduan baik loket pengaduan atau nomor yang bisa dihubungi agar lebih mempermudah laporan yang terjadi adanya perundungan pada anak. 

"Setelah laporan diperiksa dan diklarifikasi, kalau ditemukan pelakunya bisa dikenakan sanksi berupa teguran lisan maupun tulisan atau sanksi-sanksi yang sifatnya mendidik," terangnya. 

Untuk agenda selanjutnya, Dani mengatakan, TPPK akan dikumpulkan dan diberikan pemahaman materi penyuluhan kepada siswa terkait batasan apa saja yang masuk dalam bentuk perundungan, serta bagaimana cara melaporkan tindakan tersebut.

"Ya, nanti kita kumpulkan semua TPPK ini sehinga mereka memahami cara melakukan penyuluhan tentang apa saja batas-batas yang termasuk perundungan dan bagaimana cara pelaporannya," katanya. 

Kabag Kesra Setda Kabupaten Bekasi, Benni Y Iskandar mengatakan, rakor TPPK digelar sebagai kolaborasi antar instansi yang ada di Kabupaten Bekasi untuk mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah yang diprakarsai Dinas Pendidikan. 

"Kita mengadakan rakor bersama semua dinas instansi terkait, agar bisa menyamakan persepsi bagaimana cara penanganan kekerasan pada anak, sehingga mereka punya panduan," terangnya. 

Reporter : Andre M Jafar

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Jumlah Dokter Gigi Masih Terbatas, Plt Bupati Bekasi Minta PDGI Jalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi
PEMERINTAHAN   Apr 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
World Hearing Day 2026, Pemkab Bekasi Luncurkan Program Sekolah Peduli Pendengaran
PEMERINTAHAN   Apr 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Respons Tuntutan Mahasiswa soal Ketimpangan Pembangunan
PEMERINTAHAN   Apr 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Bekasi Fokus Pemerataan dan Prioritas Desa
PEMERINTAHAN   Apr 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Optimalisasikan Helpdesk TIK untuk Percepat Layanan Teknologi Perangkat Daerah
PEMERINTAHAN   Apr 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik