Sabtu, 17 Oktober 2026

Bentuk TP2D, Plt Bupati Minta Setiap Rupiah APBD Berdampak bagi Masyarakat

PEMERINTAHAN   Oct 16, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 196 Kali


id13851_WhatsApp Image 2026-10-16 at 11.33.01.jpeg
PELANTIKAN : Pembentukan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) TP2D berlangsung di Aula KH Noer Ali, Gedung Bupati, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat pada Jumat (16/10/2026). Foto : Suganda

CIKARANG PUSAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi membentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 untuk memantau pelaksanaan program pemerintah, menyerap aspirasi masyarakat, dan membantu mengatasi hambatan pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Pembentukan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) TP2D tersebut berlangsung di Aula KH Noer Ali, Gedung Bupati, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat pada Jumat (16/10/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja mengatakan, TP2D dibentuk untuk membantu dan memastikan program pemerintah daerah berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tim TP2D ini sengaja saya bentuk untuk mendampingi program-program pemerintah yang sedang berjalan. Anggotanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga unsur buruh,” ujar Asep di Cikarang Pusat, Jumat (16/10/2026).

Asep menyampaikan, bahwa TP2D tidak dimaksudkan untuk menambah panjang rantai birokrasi. Sebaliknya, tim ini diharapkan memperkuat koordinasi dan membantu pemerintah daerah menyelesaikan persoalan yang menghambat pelaksanaan program.

Asep meminta TP2D aktif melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan secara terukur. Tim juga harus mampu menyerap aspirasi dan pengaduan masyarakat sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.

“Laksanakan monitoring dan evaluasi secara aktif dan terukur. Jadilah telinga dan mata pemerintah dalam menyerap aspirasi serta pengaduan masyarakat,” tegasnya.

Asep juga meminta kepala perangkat daerah menjadikan TP2D sebagai mitra strategis dalam mempercepat pembangunan, mengatasi kendala pelaksanaan program, dan meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan.

Ia mengingatkan, penggunaan anggaran daerah harus berorientasi pada hasil dan manfaat bagi masyarakat. Setiap program perlu dilaksanakan secara terarah, efisien, dan akuntabel.

“Setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD harus memberikan hasil optimal dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Melalui TP2D, Asep berharap pengawasan pembangunan semakin optimal, aspirasi masyarakat lebih responsif ditindaklanjuti, menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama, serta pelaksanaan program Pemerintah Kabupaten Bekasi semakin efektif.

Reporter : Refki Maulana

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Infrastruktur Cibitung Dikebut, Normalisasi CBL hingga Perbaikan Jalan dan Jembatan
PEMERINTAHAN   Oct 17, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Asep Surya Atmaja Siap Lanjutkan Pembangunan Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Oct 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bentuk TP2D, Plt Bupati Minta Setiap Rupiah APBD Berdampak bagi Masyarakat
PEMERINTAHAN   Oct 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pelayanan Perizinan Makin Baik, Pemkab Bekasi Raih Penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM
PEMERINTAHAN   Oct 15, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Terima Massa Aksi Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya
PEMERINTAHAN   Oct 15, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik