Kamis, 08 Oktober 2026

Ajak Warga Konsumsi Protein dan Sayur, Dinas Ketapang Gempur Stunting di Serang Baru

PEMERINTAHAN   Oct 8, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 72 Kali


id13814_IMG-20261008-WA0094.jpg
GEMPUR STUNTING : Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Asep Buhori menyampaikan pentingnya konsumsi protein dan sayuran dalam mendukung pertumbuhan anak serta sebagai salah satu upaya pencegahan stunting, dalam kegiatan Gerakan Konsumsi Protein dan Sayur (Gempur) Stunting di Kecamatan Serang Baru, Kamis (8/10/2026). Foto : Dani Ibrahim/Diskominfosantik.

SERANG BARU – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Gerakan Makan Protein dan Sayur (Gempur) Stunting yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Serang Baru, Kamis (8/10/2026).

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Asep Buhori, mengatakan pemenuhan gizi seimbang, khususnya protein dan sayuran, sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Anak membutuhkan asupan gizi yang seimbang, terutama protein dan sayuran. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi sebagai salah satu upaya mencegah stunting,” ujarnya.

Asep menjelaskan, program Gempur Stunting diharapkan dapat menjangkau masyarakat di 23 kecamatan hingga tingkat desa di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, Kabupaten Bekasi memiliki potensi sumber pangan yang cukup besar, termasuk hasil perikanan, khususnya di wilayah pesisir.

Namun demikian, kata Asep, upaya pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana masyarakat mengolah, memilih, dan mengonsumsi makanan dengan pola yang sehat, bergizi, dan seimbang.

“Yang perlu terus didorong adalah edukasi kepada masyarakat agar mampu memilih dan mengonsumsi makanan yang berkualitas dan bergizi. Terutama bagi anak-anak, pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan stunting,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak karena edukasi mengenai pola makan bergizi harus dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Program ini menyasar masyarakat secara langsung. Karena itu, edukasi dan keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan agar pemahaman tentang pola makan bergizi tidak hanya diketahui, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Reporter : Suganda

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Plt Bupati Tegaskan Akreditasi RSUD Kabupaten Bekasi Harus Berdampak pada Pelayanan
PEMERINTAHAN   Oct 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ajak Warga Konsumsi Protein dan Sayur, Dinas Ketapang Gempur Stunting di Serang Baru
PEMERINTAHAN   Oct 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Pastikan Layanan Kesehatan bagi Pasien Lintas Daerah
PEMERINTAHAN   Oct 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Percepat Normalisasi Irigasi, Petani Pebayuran Sampaikan Terimakasih kepada Plt Bupati Bekasi
PEMERINTAHAN   Oct 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tiga Kali Turun ke Pebayuran, Plt Bupati Prioritaskan Normalisasi BKG 22 hingga 38
PEMERINTAHAN   Oct 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik