Jumat, 12 Juni 2026

Rehabilitasi Jembatan Gemalapik Ditargetkan Rampung Akhir Bulan Ini

PEMERINTAHAN   May 16, 2025  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.556 Kali


id11601_6a4f5b80-7e74-4e5f-9376-cfb38f957c85.jpeg
MONITORING : Kepala Bidang Pembangunan Jembatan pada Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi Achmad Fauzi, Meninjau progres rehabilitasi Jembatan Gemalapik jalan Kp. Pasir Konci penghubung Desa Cibatu dengan Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan. Pada Jum'at, (16/05/2025). FOTO : Endar Raziq B/Newsroom Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

CIKARANG SELATAN – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) Kabupaten Bekasi menargetkan rehabilitasi Jembatan Gemalapik di Kampung Pasir Konci, penghubung Desa Cibatu dan Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, rampung sesuai kontrak pada 26 Mei 2025.

Kepala Bidang Pembangunan Jembatan pada Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi, Achmad Fauzi, saat melakukan monitoring pada Jumat (16/5/2025), menyebut progres pekerjaan baru mencapai sekitar 20 persen, sementara waktu tersisa hanya 10 hari kerja.

“Pekerjaan ini secara kontrak harus selesai pada 26 Mei 2025. Namun karena progresnya baru 20 persen, kami meminta pihak pelaksana untuk menggenjot pekerjaan agar bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pekerjaan telah dimulai sejak 25 Februari 2025. Hingga pertengahan Mei, pekerjaan yang telah dilakukan meliputi pemasangan pembatas besi (railing), trotoar, dan persiapan pengecoran.

“Jika tidak tercapai sesuai target, maka akan dilakukan addendum berupa denda atau perpanjangan waktu kerja,” tambahnya.

Fauzi juga memaparkan bahwa jembatan dengan panjang 19,5 meter dan lebar 7 meter ini akan diperkuat dengan pengecoran beton dan pelapisan aspal di masing-masing sisi sepanjang 20 meter.

“Untuk pekerjaan mayor seperti pembongkaran dan pengecoran, akses jembatan akan ditutup sementara. Tapi untuk pemasangan railing dan pekerjaan ringan, masyarakat masih bisa melintas,” katanya.

Rehabilitasi jembatan ini, menurutnya, merupakan respons atas aspirasi masyarakat. Kondisi jembatan yang curam dan pembatas besi yang mulai korosi dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Kami berharap masyarakat dapat bersabar hingga pekerjaan selesai. Proses ini juga kami buka untuk diawasi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksana proyek dari pihak kontraktor, Sukino, menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan sistem kerja lembur.

“Sisa waktu sekitar 10 hari ini akan kami maksimalkan dengan pembongkaran jalan eksisting, pengecoran ulang, dan pengaspalan. Kami komit untuk menyelesaikan proyek ini sesuai target,” ungkapnya.

Reporter: Endar Raziq Bachtiar

Berita Lainnya

DPMD Jabar Sosialisasikan Pilkades Digital di Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Jun 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BPBD Kabupaten Bekasi Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau
PEMERINTAHAN   Jun 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
KDM Tinjau Pasar Cikarang, Pemkab Bekasi Komitmen Lakukan Penataan Pasar secara Bertahap
PEMERINTAHAN   Jun 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
HPN Bekasi Raya 2026, Pemkab Bekasi Ajak Insan Pers Jadi Mitra Pembangunan yang Kritis dan Konstruktif
PEMERINTAHAN   Jun 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Dukung Serikat Pekerja Sebagai Mitra Strategis Dunia Industri
PEMERINTAHAN   Jun 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik