Jumat, 06 Februari 2026

Pemdes Karangraharja Intensifkan Koordinasi Pascabanjir, Swasta Turut Bantu Penanganan

PEMERINTAHAN   Feb 6, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 75 Kali


id12775_WhatsApp Image 2026-02-06 at 10.34.33.jpeg
GERCEP : Pemerintah Desa Karangraharja bergerak cepat merespons dampak banjir dengan mengintensifkan komunikasi bersama RT, RW, dan warga terdampak. Upaya penanganan dilakukan melalui pengajuan usulan jangka pendek dan jangka panjang ke forum RT RW, serta diperkuat dengan dukungan pihak swasta. foto : Andre M. Jafar

KARANGRAHARJA – Pemerintah Desa Karangraharja bergerak cepat merespons dampak banjir dengan mengintensifkan komunikasi bersama RT, RW, dan warga terdampak. Upaya penanganan dilakukan melalui pengajuan usulan jangka pendek dan jangka panjang ke forum RT RW, serta diperkuat dengan dukungan pihak swasta.

Kepala Desa Karangraharja, Suhendra, mengatakan bahwa pascabanjir pihaknya fokus menghimpun aspirasi dan kebutuhan riil warga agar solusi yang diajukan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Komunikasi dengan RT, RW, dan warga terus kami lakukan. Seluruh masukan dibawa ke forum RT RW agar penanganan pascabanjir bisa terkoordinasi dan berkelanjutan,” ujar Suhendra saat diwawancarai, Jumat (6/2/2026).

Dalam penanganan darurat, pihak swasta dari Cinity turut berkontribusi dengan menurunkan dua unit alat berat serta pompa air untuk membantu mempercepat surutnya genangan dan membersihkan material sisa banjir.

“Bantuan alat berat dan pompa air dari Cinity sangat membantu proses penanganan di lapangan,” katanya.

Berdasarkan hasil pendataan dampak banjir Sakura, sejumlah usulan teknis disampaikan oleh warga di masing-masing RW. Di RW 27, warga mengusulkan pembangunan tanggul setinggi 1 hingga 2 meter di sepanjang Kali Cibalok, pengadaan pompa air berkapasitas besar di sekitar Sekolah Thoriq Bin Ziyad dan Blok I, serta penataan drainase pembuangan dari kawasan Lantana Blok A.

Sementara itu, warga RW 28 mengusulkan pelebaran drainase di RT 4, 5, dan 6 dari 40 sentimeter menjadi 120 sentimeter yang dilengkapi pintu air. Selain itu, diusulkan pula peninggian jalan penghubung dari RW 28 menuju Blok J untuk mengurangi risiko genangan saat hujan deras.

Adapun warga RW 29 mengusulkan normalisasi sodetan Kalibuntu hingga BCL secara berkala serta penyesuaian kapasitas drainase di kawasan Samiya agar mampu menampung debit air yang lebih besar.

Suhendra menegaskan seluruh usulan tersebut merupakan hasil musyawarah warga terdampak dan menjadi kebutuhan mendesak guna mencegah banjir berulang.

“Kami berharap usulan ini menjadi perhatian dan prioritas penanganan karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga Karangraharja ke depan,” tegasnya.

Pemerintah Desa Karangraharja berkomitmen terus mengawal koordinasi lintas pihak, termasuk dengan unsur swasta, agar penanganan banjir dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Reporter : Andre M. Jafar

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Pemdes Karangraharja Intensifkan Koordinasi Pascabanjir, Swasta Turut Bantu Penanganan
PEMERINTAHAN   Feb 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Minta Dukungan Pemprov Jabar dan BBWS Atasi Tanggul Jebol dan Kritis
PEMERINTAHAN   Feb 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Marak Pencurian Kabel PJU, Dishub Lakukan Perbaikan dan Patroli bersama Kepolisian
PEMERINTAHAN   Feb 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pasca Bencana Banjir, Pemkab Bekasi Lakukan Percepatan Normalisasi Sungai CBL dan Ciherang
PEMERINTAHAN   Feb 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Asep Apresiasi Inovasi RSUD Cabangbungin sebagai Top Finalis KIPP Nasional 2025
PEMERINTAHAN   Feb 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik