TAMBUN SELATAN - Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi kembali menggelar Ramadan Festival (Ramfest) 5.0 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Bersatu dalam Keberkahan”.
Kegiatan ini dirangkai dengan berbagai perlombaan bernuansa Islami seperti lomba tabuh bedug, lomba marawis, hingga tari kreasi Islami yang digelar di Halaman Museum Gedung Juang 45, Kecamatan Tambun Selatan, Jum'at, (6/3/2026).
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi Iman Nugraha mengatakan, Ramadan Festival 5.0 digelar dengan menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya Islami yang melibatkan masyarakat. Festival tahunan ini menjadi salah satu agenda budaya yang rutin diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memeriahkan bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat identitas budaya Islami di tengah masyarakat.
“Event tahunan bernuansa Islami seperti Ramfest menjadi bagian dari tradisi masyarakat Kabupaten Bekasi setiap bulan Ramadan. Alhamdulillah ini menjadi suatu kegiatan bernuansa Islami di bulan suci Ramadan dan menjadi identitas masyarakat yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya,” ujarnya.
Iman Nugraha menjelaskan, pembukaan Ramfest 5.0 diawali dengan lomba tabuh bedug kemudian ditutup dengan penampilan grup band Utopia serta kultum tausiah agama, sebagai hiburan bagi masyarakat yang tengah menunggu waktu berbuka puasa. Pada hari berikutnya Ramfest akan dilanjutkan dengan Lomba Marawis dan Tari Kreasi Islami yang diharapkan semakin memperkaya kegiatan seni budaya di Bulan Ramadan.
“Besok (Sabtu) akan dilanjutkan dengan lomba marawis dan tari kreasi Islami ini menjadi simbol budaya Islami yang terus kita hidupkan di tengah masyarakat, walaupun ditengah efisiensi anggaran, Alhamdulillah kita masih bisa menyelenggarakan Ramadan Festival 2026," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpora Kabupaten Bekasi, Roro Rizpika mengatakan Ramadan Festival 5.0 tahun 2026 mengusung tema “Bersatu dalam Keberkahan untuk Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera” dipilih karena memiliki makna mendalam bagi masyarakat di bulan suci Ramadan.
“Bulan suci Ramadan bukan hanya momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan serta membangun sinergi antara pemerintah daerah, pelaku seni budaya, pelaku UMKM dan seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, pada Ramfest 5.0 pihaknya juga menghadirkan berbagai kegiatan pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Bazar UMKM dan layanan dari sejumlah perangkat daerah. Antara lain layanan Samsat Keliling, pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, pemeriksaan kesehatan gratis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, serta layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Selain itu, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi juga menghadirkan bazar sembako murah, sementara Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan turut memamerkan berbagai produk unggulan binaan mereka.
“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya. Ada juga berbagai layanan dari perangkat daerah agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat langsung dari Ramadan Festival ini,” tandasnya.
Melalui Ramadan Festival 5.0, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat saat ngabuburit, tetapi juga mampu memperkuat nilai-nilai religius, kebersamaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Reporter : Endar Raziq B.
Editor : Yus Ismail
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 8
Pengunjung Bulan ini : 438072
Total Pengunjung : 4104574