Senin, 31 Agustus 2026

Ledakan Gas di Mekarmukti, Plt Bupati Pastikan Pemkab Bekasi Tanggung Biaya Pengobatan Korban

PEMERINTAHAN   Aug 31, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 23 Kali


id13571_Compress_20260831_220449_9066.jpg
Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja meninjau rumah duka korban insiden kebocoran gas di Kampung Pulo Kapuk, RT 001/RW 005, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Senin (31/8/2026).

CIKARANG UTARA – Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja meninjau rumah duka korban insiden kebocoran tabung gas di Kampung Pulo Kapuk, RT 001/RW 005, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (31/8/2026).

Kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap keluarga korban. Dalam kesempatan itu, Asep didampingi Kepala Dinas Sosial, Baznas Kabupaten Bekasi dan pemerintah setempat.

Asep menyampaikan bahwa Pemkab Bekasi turut berduka atas meninggalnya dua warga akibat insiden tersebut. Selain korban meninggal dunia, beberapa warga lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

“Hari ini saya sengaja berkunjung ke rumah duka. Kita memandang Kabupaten Bekasi turut berduka atas meninggalnya dua orang dan yang masih menjalani perawatan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini masih terdapat sejumlah korban yang mendapatkan penanganan medis. Dua korban dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, satu korban di RSUD, dan satu korban lainnya mendapatkan perawatan di Sentra Medika.

“Untuk biaya perawatannya, Insyaallah kita akan cover dari Pemerintah Kabupaten Bekasi,” katanya.

Selain membantu biaya perawatan, Pemkab Bekasi bersama Baznas juga memberikan dukungan kepada keluarga korban yang masih menunggu anggota keluarganya menjalani perawatan di Bandung.

Baznas turut menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp15 juta serta bantuan bahan pokok untuk membantu kebutuhan keluarga selama mendampingi korban.

“Tadi dari Baznas sudah menyerahkan beberapa anggaran untuk ongkosnya, untuk makannya, agar yang di Bandung yang nunggunya punya bekal selama keluarganya dirawat," ungkapnya.

Selain memberikan perhatian kepada korban dan keluarga, Asep juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebocoran gas, khususnya gas LPG 3 kilogram.

Menurutnya, masyarakat perlu diberikan pemahaman mengenai tindakan pertama yang harus dilakukan ketika mencium bau gas maupun menghadapi kondisi darurat akibat kebocoran gas.

“Ini harus ada sosialisasi agar masyarakat faham ketika menghadapi kondisi darurat akibat kebocoran gas," ujarnya.

Asep mendorong agar sosialisasi tersebut dilakukan hingga tingkat RT dan RW sehingga masyarakat memiliki pengetahuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kita bekerja sama kalau bisa hingga ke tingkat RT-RW. Kita kasih sosialisasi terkait penanganan, jangan sampai ini terjadi lagi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik ketika mencium bau gas dan memahami langkah perlindungan diri sembari menunggu bantuan.

Menurut Asep, insiden tersebut bukan hanya berkaitan dengan semburan api, tetapi juga paparan gas yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan korban.

"Korban dalam insiden tersebut diduga tidak hanya mengalami luka bakar, tetapi juga dampak akibat paparan gas serta kondisi dehidrasi yang memperparah keadaan," katanya.

Plt Bupati Bekasi berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat semakin memahami cara penanganan awal ketika menghadapi kebocoran gas maupun keadaan darurat lainnya.

Reporter : Andre M Jafar

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Ledakan Gas di Mekarmukti, Plt Bupati Pastikan Pemkab Bekasi Tanggung Biaya Pengobatan Korban
PEMERINTAHAN   Aug 31, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pansel Tegaskan Seleksi Calon Kades Lebih dari 5 Orang Melalui Mekanisme Terukur dan Transparan
PEMERINTAHAN   Aug 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
19 Desa di Kabupaten Bekasi Ikuti Seleksi Bakal Calon Kades Lebih dari 5 Lima Orang
PEMERINTAHAN   Aug 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Jaga Produktivitas Hubungan Industrial, Disnaker Kabupaten Bekasi Minta Perusahaan Perkuat PP dan PKB
PEMERINTAHAN   Aug 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Peringatan Maulid Nabi di Ponpes At-Taqwa, Plt Bupati Bekasi Gagas Pembangunan Museum KH. Noer Alie
PEMERINTAHAN   Aug 25, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik