Jumat, 19 Juni 2026

Kelas Inspirasi Politik, Kesbangpol Siapkan Pemilih Pemula Menuju Generasi Emas Demokrasi

PENDIDIKAN   Jun 18, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 152 Kali


id13199_Compress_20260618_211038_8442.jpg
PENDIDIKAN POLITIK : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi menggelar Sosialisasi Kelas Inspirasi Politik tahun 2026, dalam rangka menyiapkan generasi emas berdemokrasi. Bertempat di Gedung Serbaguna, MAN 1 Bekasi, Cikarang Utara, pada Kamis, (18/06/2026).

CIKARANG UTARA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi menggelar Kegiatan Kelas Inspirasi Politik 2026 bertema “Menyiapkan Generasi Emas Demokrasi” di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cikarang, Jalan Ki Hajar Dewantara No. 43B, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para siswa yang sebagian besar akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berupaya meningkatkan literasi politik generasi muda sekaligus menanamkan nilai-nilai demokrasi yang sehat sejak dini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi, Asep Buchori, mengatakan para pelajar saat ini bukan lagi sekadar penonton dalam proses demokrasi, melainkan calon pemilih yang akan menentukan arah pembangunan bangsa dan daerah di masa depan.

“Pada tahun 2029 kalian sudah memiliki hak pilih. Artinya, kalian bukan lagi penonton demokrasi, tetapi menjadi pemain utamanya. Karena itu Kabupaten Bekasi membutuhkan generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurut Asep, Kabupaten Bekasi memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sangat besar, sehingga keberadaan pemilih pemula menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas demokrasi.

“Pemilih pemula merupakan kelompok yang paling rentan terhadap hoaks, politik uang, maupun sikap apatis atau golput. Karena itu kami ingin membekali mereka agar menjadi pemilih yang cerdas dan memiliki kesadaran demokrasi yang kuat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa politik tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Politik, lanjutnya, merupakan instrumen untuk menghadirkan perubahan dan kemajuan apabila dijalankan oleh orang-orang yang memiliki integritas.

“Politik itu bukan barang kotor. Politik adalah alat. Kalau digunakan oleh orang baik, maka hasilnya akan baik untuk masyarakat. Karena itu jangan menjauh dari politik, tetapi pahami dan kawal proses demokrasi dengan baik,” tegasnya.

Asep juga mengajak para siswa untuk menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045 melalui partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

“Tahun 2045 Indonesia genap berusia 100 tahun. Indonesia Emas tidak akan terwujud tanpa demokrasi yang sehat. Demokrasi yang sehat dimulai dari generasi muda yang mau menggunakan hak pilihnya, menolak politik uang, dan mengedepankan adu gagasan,” ungkapnya.

Selain itu, ia berpesan agar para pelajar menjadi pemilih yang cerdas dengan melihat rekam jejak dan program para calon pemimpin, serta berani melawan penyebaran informasi bohong.

“Saya titip tiga hal. Jadilah pemilih cerdas, jadilah warga yang berani melaporkan pelanggaran demokrasi, dan jadilah anak muda yang solutif. Jangan hanya mengeluh terhadap persoalan daerah, tetapi ikut menjadi bagian dari solusi melalui partisipasi dalam demokrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Cikarang, H. Enur Nurdin, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut dan mengapresiasi Kesbangpol Kabupaten Bekasi yang telah memberikan edukasi politik kepada para siswa.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Kesbangpol Kabupaten Bekasi. Dengan kegiatan ini, anak-anak memperoleh pemahaman dasar mengenai demokrasi dan pentingnya menjadi pemilih yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, mayoritas siswa MAN 1 Cikarang saat ini berusia 16 hingga 17 tahun sehingga akan memasuki usia pemilih pada Pemilu 2029. Karena itu, pendidikan politik menjadi bekal yang sangat penting bagi mereka.

“Anak-anak harus memahami bahwa mereka tidak boleh menjadi golput. Mereka juga harus selektif dalam menentukan pilihan dengan melihat rekam jejak para calon pemimpin yang akan dipilih,” katanya.

Enur menjelaskan bahwa materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut sejalan dengan kurikulum Pendidikan Pancasila yang diterapkan di sekolah.

“Kegiatan ini sangat linear dengan Pendidikan Pancasila. Nilai-nilai demokrasi, kebhinekaan, partisipasi, dan tanggung jawab warga negara memang menjadi bagian dari pembelajaran yang kami berikan kepada siswa,” jelasnya.

Ia berharap program edukasi politik bagi pelajar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga pemahaman generasi muda terhadap demokrasi semakin kuat.

“Harapan kami kegiatan seperti ini tidak berhenti hari ini saja. Kalau bisa dilaksanakan secara berkala, misalnya setiap semester, agar anak-anak mendapatkan pemahaman yang utuh tentang demokrasi, pemilu, dan pentingnya suara mereka dalam menentukan masa depan bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Enur meyakini bahwa pembekalan wawasan politik sejak dini akan mendorong lahirnya generasi pemimpin masa depan yang berkualitas.

“Anak-anak kita memiliki potensi besar. Dengan bekal pengetahuan dan wawasan politik yang baik, mereka bisa menjadi pemimpin pada tahun 2045, baik sebagai anggota legislatif, kepala daerah, maupun pemimpin di berbagai bidang lainnya,” tandasnya. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Kelas Inspirasi Politik, Kesbangpol Siapkan Pemilih Pemula Menuju Generasi Emas Demokrasi
PENDIDIKAN   Jun 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Komisi V DPR RI Kunjungi Sekolah Rakyat, Pemkab Bekasi Pastikan Lahan dan Calon Siswa Telah Disiapkan
PENDIDIKAN   Jun 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bawaslu Kabupaten Bekasi Siapkan Anak Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Aktif Jaga Demokrasi
PENDIDIKAN   Jun 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemilihan Duta Baca 2026, Disarpus Kabupaten Bekasi Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Literasi
PENDIDIKAN   Jun 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik