Rabu, 17 Juni 2026

Hadiri Bahtsul Masail PCNU, Dani Ramdan: Kukuhkan Tradisi NU Hadapi Masalah Aktual

PEMERINTAHAN   Jul 28, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.187 Kali


id10122_Compress_20240728_124326_6305.jpg
BAHTSUL MASAIL : Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Bahtsul Masail tingkat Santri ke-2, Lembaga Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Bekasi, di aula KH Noer Alie, Gedung Bupati Bekasi Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Minggu, (28/07/2024). FOTO : FAJAR CQA/NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK.

CIKARANG PUSAT - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Bahtsul Masail tingkat Santri ke-2, Lembaga Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Bekasi, di aula KH Noer Alie, Gedung Bupati Bekasi Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Minggu, (28/07/2024).

Bahtsul masail tingkat santri yang kedua ini mengangkat tema seputar bullying dan money politics. 

Pj Bupati Dani Ramdan menyampaikan dalam sambutannya bahtsul masail tingkat santri menjadi bentuk mengukuhkan tradisi intelektual Nahdlatul Ulama. Kajian yang dibedah dalam literatur keilmuan agama Islam ini akan mampu memberikan solusi pada masalah aktual di Kabupaten Bekasi.

"Bukan hanya ibadah khusus saja yang jadi concern dari Nahdlatul Ulama tetapi juga kajian topik aktual. Melalui bahtsul masail kita bisa mencari solusi yang dihadapi umat dengan berlandaskan ajaran agama Islam," ungkapnya.

Selain itu, forum diskusi para santri ini menjadi tradisi di Nahdlatul Ulama, sejak muda anak-anak dididik secara kritis. Meskipun di sisi lain, ciri khas santri fatsun atau ikut pada arahan Ulama.

"Tetapi tradisi berfikir kritis, diskusi tetap diberikan. NU tetap hadir sampai saat ini karena relevan dengan perkembangan zaman," jelasnya.

Dani mencontohkan saat ini di Kabupaten Bekasi terus menghadapi tantangan misalnya dalam isu pengangguran, sampai pada stunting.

"Di tengah industri selalu terjadi pengangguran, nah mungkin dari kami di jajaran birokrasi tidak terpikir bisa saja di jajaran santri terpikir. Karena masih bisa berpikir secara jernih, khususnya pengangguran di kalangan anak-anak Bekasi," katanya.

Dani berharap tradisi seperti ini bisa diterapkan pada organisasi lainnya. Sebagaimana telah dicontohkan oleh Nahdlatul Ulama dalam menjaga sikap kritis sambil menjaga persatuan dan kesatuan umat maupun bangsa.

"Tentunya topik yang dibahas juga bisa memberikan pencerahan di masyarakat," tandasnya.

Reporter : Fajar CQA

Editor     : Yus Ismail

Berita Lainnya

Rapim Evaluasi 2026, Pemkab Bekasi Fokus Percepat Pelaksanaan Pembangunan
PEMERINTAHAN   Jun 17, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Antisipasi Kebocoran Data dan Serangan Siber, Pemkab Bekasi Terapkan MFA Perkuat Sistem BISMA
PEMERINTAHAN   Jun 17, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemprov Jabar Bantu Penataan Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR
PEMERINTAHAN   Jun 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dua Raperda Disahkan, Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Guru dan Ketertiban Masyarakat
PEMERINTAHAN   Jun 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
DPMD Jabar Sosialisasikan Pilkades Digital di Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Jun 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik