Kamis, 02 April 2026

Benahi Kota Cikarang, Pemkab Bekasi Akan Tertibkan Pasar Sekitar SGC

PEMERINTAHAN   May 27, 2025  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 4.874 Kali


id11669_Compress_20250527_225352_2536.jpg
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang saat menyampaikan sambutan pada acara Silaturahmi Forkopimda dengan Ormas Kabupaten Bekasi, di Aula KH Noer Ali, Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (27/5/2025). Foto : Jaja Jaelani/Newsroom.

CIKARANG PUSAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan penertiban kawasan Pasar di sekitar Sentra Grosir Cikarang (SGC) sebagai upaya dalam menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat khususnya para pengguna jalan. Rencana ini akan dilakukan secara bertahap dengan menggandeng unsur Forkopimda dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyampaikan, penataan harus dimulai dari ketertiban agar ke depan dapat dibangun sistem pasar yang lebih ideal dan terarah.

"Pasar ini harus kita baguskan. Artinya, kita tertibkan. Kalau sudah tertib, baru kita bisa lahirkan ide-ide dan gagasan ke depan," kata Bupati Ade Kuswara Kunang saat FGD Forkopimda bersama Ormas Kabupaten Bekasi, di aula KH Noer Alie, Gedung Bupati, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Selasa (27/05/2025).

Menurutnya, keberadaan pedagang kaki lima di pinggir jalan memang memberi ruang ekonomi, namun perlu diatur agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

"Masyarakat bisa berdagang, tapi kan lalu-lalang kendaraan jadi terganggu. Maka kita mulai dengan penertiban dulu. Dan ini tidak bisa hanya dilakukan oleh bupati atau wakil bupati saja. Harus ada sinergi Forkopimda, ormas, dan warga," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Bekasi tengah menyiapkan regulasi serta solusi jangka panjang, termasuk pembangunan lokasi khusus bagi pedagang kaki lima. Skema pembiayaan dapat berasal dari APBD, bantuan pemerintah pusat atau provinsi, maupun kerja sama dengan pihak ketiga.

"Aturannya akan kita susun. Kalau perlu tempat dibangun untuk pedagang K5, nanti kita anggarkan. Ini semua butuh pembahasan lintas sektor," jelasnya.

Bupati Ade juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif selama proses penataan berlangsung.

"Saya tegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga kondusivitas dan kedamaian bersama. Jangan sampai persoalan ekonomi atau kepentingan pribadi justru memicu konflik. Jika ada pihak yang memaksakan kehendak, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas," pungkasnya.

Reporter : Fajar CQA

 

Berita Lainnya

Kapolres Metro Bekasi Apresiasi Peran Diskominfosantik dalam Mendukung Kelancaran Arus Mudik-Balik Lebaran
PEMERINTAHAN   Mar 31, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Dorong Konektivitas Antarwilayah Lewat Pembangunan Jembatan Garuda
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Antisipasi Dampak Global Energi, Perkuat PAD dan Jaga Stabilitas Ekonomi
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pascalebaran, DLH Kabupaten Bekasi Siapkan Dua Zona Pembuangan Sampah
PEMERINTAHAN   Mar 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bertahap, 3.300 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bekasi Divaksin Meningitis dan Polio
PEMERINTAHAN   Mar 26, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik

TERPOPULER BULAN INI

STATISTIK
STATISTIK PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 7
Pengunjung Bulan ini : 274239
Total Pengunjung : 4104804