TAMBUN SELATAN — Pengurus Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Tambun Selatan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV di Aula Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (06/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus sarana mempererat sinergi antar pemangku kepentingan di wilayah Tambun Selatan.
Muscab tersebut dihadiri jajaran Muspika Tambun Selatan yang terdiri dari Camat, Danramil 01 Tambun, Kapolsek, serta Kepala KUA. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh 10 Pimpinan Ranting DMI se-Kecamatan Tambun Selatan, unsur organisasi kemasyarakatan Islam, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh masyarakat, serta Ketua PD DMI Kabupaten Bekasi KH. Imam Mulyana.
Melalui proses musyawarah mufakat yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, forum Muscab secara aklamasi kembali menetapkan KH. Ahmad Syauqi, Lc, M.Pd.I sebagai Ketua PC DMI Kecamatan Tambun Selatan untuk masa bakti 2026–2031. Keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan serta harapan besar pengurus dan anggota DMI terhadap kepemimpinan yang berkelanjutan.
Ketua PC DMI Tambun Selatan terpilih, KH. Ahmad Syauqi, menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk terus meningkatkan peran DMI dalam membina dan mengoptimalkan fungsi masjid di tengah masyarakat.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, terutama dalam hal pembinaan DKM, pendataan masjid, serta penguatan legalitas masjid dan musholla,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan DKM sebagai pengelola masjid memiliki peran strategis dalam menjaga fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, pembinaan berkelanjutan dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas dan tata kelola organisasi masjid.
Menurutnya, pendataan masjid dan musholla juga menjadi langkah krusial untuk memastikan keberadaan rumah ibadah dapat terdata secara sistematis dan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah. Hal tersebut diharapkan mampu mendukung program pengembangan sarana keagamaan yang lebih terarah.
“Saat ini banyak masjid atau musholla yang berdiri di atas tanah fasilitas sosial dan fasilitas umum. Secara fungsi sudah digunakan, namun legalitasnya belum terpenuhi karena pengembang belum menyerahkan tanah fasos fasum tersebut kepada Pemerintah Daerah,” jelasnya.
Muscab ke-IV PC DMI Tambun Selatan tahun ini mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban dan Pemberdayaan Umat”. Tema tersebut menjadi refleksi komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memaksimalkan fungsi masjid.
Ketua PD DMI Kabupaten Bekasi KH. Imam Mulyana dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab yang berjalan lancar dan demokratis. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu membawa DMI Tambun Selatan semakin progresif dalam menjalankan program kerja.
“Masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, sosial, dan ekonomi umat. Oleh karena itu, sinergi antara pengurus masjid, pemerintah, dan masyarakat harus terus diperkuat,”ujarnya.
Dia berharap dengan kembali terpilihnya KH. Ahmad Syauqi, sebagai Ketua PC DMI Tambun Selatan, mampu menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan menjadi modal penting dalam mewujudkan masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat di Kecamatan Tambun Selatan,” terangnya. (*)
REPORTER; TATA JAELANI
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 7
Pengunjung Bulan ini : 514907
Total Pengunjung : 4104275