SETU – Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Antar Pondok Pesantren Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2025 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Azhar, Kampung Lubang Buaya, Kecamatan Setu, pada Kamis (16/10/2025).
Pembukaan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Agus Budiono, yang hadir mewakili Bupati Bekasi. Kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme ribuan santri dari berbagai pondok pesantren yang mengikuti rangkaian acara pembukaan Porseni Pontren 2025.
Dalam sambutannya, Agus Budiono menyampaikan pesan Bupati Bekasi bahwa kegiatan Porseni ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta menggali potensi dan kreativitas para santri di bidang olahraga dan seni.
“Melalui Porseni ini, kami berharap para santri dapat menunjukkan prestasi tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga olahraga dan seni dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan akhlakul karimah,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Wardatul Asriyah, yang turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Porseni Pontren di Kabupaten Bekasi.
“Saya pun seorang santri, dan hari ini saya bangga melihat ribuan santri Kabupaten Bekasi tampil penuh semangat. Porseni ini membuktikan bahwa pondok pesantren tidak hanya mencetak generasi berakhlak, tetapi juga santri yang berprestasi dan siap bersaing di berbagai bidang,” ungkapnya.
Wardatul Asriyah juga menegaskan bahwa Komisi VIII DPR RI saat ini mendorong penguatan kelembagaan pesantren, termasuk pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren agar kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru pesantren mendapat perhatian lebih besar dari negara.
“Porseni ini bukan hanya tentang kompetisi. Ini adalah cara kita menunjukkan bahwa santri memiliki potensi besar dan layak menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi, KH Suryadi Zaini, melaporkan bahwa Porseni Pontren 2025 diikuti oleh 2.188 santri dari 73 pondok pesantren se-Kabupaten Bekasi.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi bola voli, futsal, bulu tangkis, dan tenis meja, sedangkan cabang seni terdiri dari kaligrafi, pidato tiga bahasa, dan hadrah.
“Tujuan kegiatan ini adalah mempromosikan olahraga dan seni di kalangan santri serta memperkuat kebersamaan antar pondok pesantren. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kementerian Agama, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ujarnya.
Kegiatan Porseni Pontren Kabupaten Bekasi Tahun 2025 akan berlangsung selama dua hari, 16 hingga 17 Oktober 2025, dengan harapan mampu mencetak santri yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki semangat kompetitif yang sehat.
Reporter : Arif Tiarno
Editor : Yus Ismail
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 9
Pengunjung Bulan ini : 274241
Total Pengunjung : 4104806