Jumat, 07 Agustus 2026

Permudah Informasi Stok Barang, Disdag Launching Aplikasi Pelapor

PEMERINTAHAN   May 31, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 2.118 Kali


id7346_Compress_20230531_191131_1081.jpg
LAUNCHING : Disdag Kabupaten Bekasi melaunching aplikasi Pelapor untuk untuk mempermudah informasi ketersediaan stok kebutuhan masyarakat.

CIKARANG PUSAT – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bekasi melaunching aplikasi Pelaku Distribusi Lapor (Pelapor) pada Rabu (31/05/2023). Aplikasi digital ini untuk mempermudah distributor dalam menyampaikan stok atau ketersediaan barang.

Kabid Pengendalian Bahan Pokok dan Penting (Gapokting) Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti mengatakan, aplikasi ini nantinya bisa menjadi barometer untuk mengetahui jenis barang apa saja yang langka dipasaran.

“Aplikasi ini, fungsinya untuk mempermudah pelaku usaha di Kabupaten Bekasi. dari mulai produsen, distributor, pedagang kecil, untuk melaporkan stok yang ada di mereka setiap akhir bulan,” jelas Helmi Yenti.

Sehingga, kata Helmi, Dinas Perdagangan mudah memetakan ketersediaan barang pokok dan barang penting di Kabupaten Bekasi. Lewati aplikasi itu, bisa melihat apakah satu barang mengalami kelangkaan atau tidak, apakah perlu investasi pasar atau tidak.

“Intinya, Aplikasi ini diperuntukan bagi semua pelaku usaha di Kabupaten Bekasi, baik produsen, distributor atau pedagangnya. Jadi, pelaku usaha itu mulai dari produsen distributor atau agen kemudian pedagang. Pedagang itu bisa pengecer atau kios,” katanya.

Helmi menambahkan, para pelaku usaha yang sudah terapiliasi dalam data base aplikasi Pelapor yaitu pelaku usaha migas sebanyak 57 dengan pangkalan migas ada 1300 lokasi.

“Pada launching ini, kita mengundang pelaku usaha migas, sudah masuk pada data aplikasi digital Pelapor. Sesuai aturan pemerintah itu satu kali sebulan. Jadi mereka per akhir bulan wajib melaporkan, kalau harga per hari dilaporkan setiap hari,” jelasnya.

Pihaknya menghimbau, aplikasi pelapor merupakan sarana untuk mempermudah pelaku usaha dalam melaporkan. Helmi juga meminta agar aplikasi ini dimanfaatkan dengan baik dan laporan dapat berjalan 100 persen.

“Tidak ada lagi alasan, sebelumnya selalu beralasan susah karena harus secara langsung. Sekarang, bisa lebih mudah cukup melalui handphone saja. kita sudah mendesain aplikasi semudah dan segampang mungkin,” tandasnya.

Reporter : Dani Ibrahim
Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Kejar Target 100 Persen, Pemkab Bekasi Genjot Realisasi Pembangunan
PEMERINTAHAN   Aug 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Disdamkar Kabupaten Bekasi Bidik Prestasi Terbaik Ajang Fire Fighter 2027 Tingkat Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Aug 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
43 Perusahaan Unjuk Keterampilan di Fire Fighter Skills Competition Damkar 2026
PEMERINTAHAN   Aug 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kolonel Inf. Mohammad Benrieyadin Resmi Menjabat Danrem 051/Wijayakarta
PEMERINTAHAN   Aug 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Dinas Pertanian Terapkan Program PM-AAS di Bojongmangu
PEMERINTAHAN   Aug 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik