Jumat, 30 Januari 2026

Pemkab Bekasi Siap Kolaborasi Dukung Proyek Rusun Subsidi Meikarta

PEMERINTAHAN   Jan 29, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.832 Kali


id12741_Compress_20260129_175814_4428.jpg
LAND CLEARING : Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri pembukaan lahan (land clearing) pembangunan Rumah Susun (Rusun) Subsidi Meikarta di kawasan exit tol Cibatu, Cikarang Selatan, Kamis (29/01/2026). Foto : Jaja Jaelani/Newsroom.

CIKARANG SELATAN - Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri pembukaan lahan (land clearing) pembangunan Rumah Susun (rusun) Subsidi Meikarta di kawasan exit tol Cibatu, Cikarang Selatan, Kamis (29/01/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa pembangunan rusun subsidi ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari program besar perumahan rakyat khususnya di wilayah Bekasi dan Karawang yang menjadi kawasan industri dengan pertumbuhan investasi dan jumlah penduduk yang sangat pesat.

“Memang salah satu titik kebutuhan perumahan bagi rakyat itu adalah di Bekasi dan Karawang. Dengan alasan, di sini kawasan industri berkembang pesat dan investasinya juga meningkat, harga tanah makin mahal dan rakyat bertambah terus karena kawasan industri. Jadi pilihannya cuma satu, membangun rumah apartemen bersubsidi,” ujar Menteri PKP Muaruarar Sirait.

Menteri Ara menyebutkan pembangunan rusun subsidi ini tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pada tahap awal, land clearing untuk Rusun Subsidi Meikarta akan dilakukan selama target satu minggu di atas lahan seluas 10 hektar pada tahap awal. 

Dalam program Rusun Subsidi ini nantinya terdapat 3 kawasan dengan luas masing-masing 10 hektar. Adapun untuk setiap kawasan nantinya akan dibangun 18 tower masing-masing setinggi 30 lantai dengan 3 tipe unit di antaranya unit satu kamar, dua kamar dan tiga kamar.

“Kita juga berharap targetnya tanggal 8 Maret 2026 kita akan memulai membangun tiang pancang. Kemudian tanggal 17 Agustus kita sudah akan membangun fisik dan struktur bangunan atasnya. Mohon doakan dari dukungan semua pihak, kami berharap tahun 2028, target kita sudah bisa menyelesaikan,” ungkap Menteri Ara.

Lebih lanjut, Menteri PKP, menyebutkan dalam program Rusun Subsidi di Kabupaten Bekasi ini akan dibangun sebanyak 141 ribu unit rusun dari total 3 kawasan. Masing-masing kawasan akan dibangun sebanyak 47 ribu unit untuk hunian layak bagi rakyat.

Menurut Ara, berdasarkan pengamatannya lokasi rusun ini berada sangat dekat dengan pusat aktivitas masyarakat seperti sekolah, rumah sakit, pasar, tempat ibadah, hingga kawasan industri yang dapat dijangkau rata-rata hanya dalam waktu 10 menit. Hal ini diharapkan dapat memperpendek jarak antara tempat tinggal dan tempat kerja sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menteri Ara juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, pengembang, hingga kontraktor. Selain menyediakan hunian layak, bagi Ara proyek ini diyakini mampu membuka lapangan pekerjaan dalam skala besar serta mendorong peningkatan investasi di Provinsi Jawa Barat khususnya Kabupaten Bekasi.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengatakan program Rumah Rakyat dengan pembangunan Rusun Vertikal seperti ini dinilai merupakan solusi strategis yang berdampak positif terhadap risiko banjir dibandingkan perumahan tapak.

“Nah kita paham bahwa saat ini banjir di Karawang dan Bekasi sekitar 85 persen area banjir itu adalah area perumahan baru, bukan perkampungan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk dan meningkatnya investasi memiliki resiko lingkungan yang sangat tinggi. Kalau kita selalu mengandalkan rumah tapak, maka banjir akan semakin meningkat dan mungkin akan tenggelam pada waktunya, sehingga program sekarang kita geser ke apartemen (hunian vertikal,” ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi mengatakan pembangunan rumah susun subsidi dengan konsep vertikal seperti ini memberikan manfaat positif antara lain seperti menekan penggunaan lahan, mengendalikan harga tanah, serta menjaga keseimbangan ekosistem kawasan industri dan perkampungan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan industri.

“Dan pada akhirnya, kawasan perkampungan akan bertahan dalam ekosistem perkampungannya seperti pesawahan, sungai, perkebunan. Kawasan perkotaan dengan sistem rumah apartemennya sehingga dua-duanya bisa berjalan ekosistemnya dan selanjutnya seluruh apartemen ini nanti akan terbangun di seluruh areal kawasan industri di Jawa Barat. Sehingga industri tidak lagi mengambil hak-hak warga desa untuk dibangun perumahan sebagai tempat base campnya karyawan,” kata Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Plt Bupati Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja menyambut baik dan mendukung penuh program Rusun Bersubsidi untuk hunian layak bagi rakyat. 

“Ya tentunya Pemkab Bekasi mengucapkan terima kasih atas hadirnya program apartemen bersubsidi ini. Tadi kami juga telah menyampaikan usulan terkait harga agar disesuaikan dengan harga perumahan tapak, yakni berada pada kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta. Kami berharap harganya tidak melebihi batas tersebut,” kata Plt Bupati. 

Lebih lanjut, Asep mengatakan, Pemkab Bekasi juga siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi guna menyukseskan program Rusun Subsidi tersebut yang menjadi bagian dari program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya adanya Rusun ini bisa menjadi solusi preventif dalam upaya pencegahan banjir jangka panjang di lahan kawasan tersebut. Pihaknya berharap, dapat bermanfaat bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sehingga bisa memiliki hunian yang layak dan berkualitas.

“Ya harapan saya, masyarakat yang memang penghasilannya tidak terlalu tinggi bisa memiliki hunian ini. Karena selain lokasinya bebas banjir, aksesnya juga dekat dengan pusat pemerintahan daerah,” ungkapnya.

Reporter : Refki Maulana

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

BPBD Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah di Perumahan Serang Baru
PEMERINTAHAN   Jan 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Siap Kolaborasi Dukung Proyek Rusun Subsidi Meikarta
PEMERINTAHAN   Jan 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Camat Cikarang Utara Lakukan Penanganan Darurat Warga Terdampak Banjir di Empat Desa
PEMERINTAHAN   Jan 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
DWP Kabupaten Bekasi Dorong Peran Perempuan Cerdas Menuju Keluarga Sehat
PEMERINTAHAN   Jan 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Masuk Masa Uji Coba, Pemkab Bekasi Kini Miliki IPAL di TPA Burangkeng
PEMERINTAHAN   Jan 28, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik