Jumat, 13 Februari 2026

Pantau Pengelolaan Bank Sampah, DLH Kabupaten Bekasi Luncurkan Aplikasi E-Smash

PEMERINTAHAN   Nov 7, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 2.882 Kali


id10703_Compress_20241107_200933_3312.jpg
SOSIALISASI APLIKASI E-SMASH : Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menggelar sosialisasi Aplikasi E-Smash (Sistem Online Manajemen Sampah) kepada 281 Bank Sampah se-Kabupaten Bekasi secara virtual di ruang Command Center Diskominfosantik, Cikarang Pusat, pada Kamis (07/11/2024). Foto : Jaja Jaelani/Newsroom Diskominfosantik.

CIKARANG PUSAT -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi melaksanakan sosialisasikan Aplikasi Elektronik Sistem Online Management Sampah (E- Smash), yang berlangsung di Command Center, Gedung Diskominfosantik Komplek Pemkab Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (7/11/2024). 

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Sukmawatty Karnahadijat mengatakan, aplikasi E-Smash bertujuan untuk monitoring Bank Sampah yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi. 

"E-Smash merupakan satu aplikasi yang memungkinkan dalam menjangkau informasi terkait dengan aktivitas bank sampah di Kabupaten Bekasi," ujarnya. 

Diketahui, sebanyak 281 Bank Sampah tersebar di Kabupaten Bekasi. Dalam memaksimalkan monitoring, baik dari banyaknya pengolahan sampah yang diterima maupun sisa sampah lain yang memungkinkan untuk didaur ulang, Sukmawatty, aplikasi E-Smash dinilai tepat dalam menjangkau semua informasi berkaitan dengan aktivitas di tiap bank sampah. 

"Bank sampah itu tersebar dan tidak mungkin dimonitor satu persatu. Dengan adanya aplikasi E-Smash ini, mereka secara intens melaporkan banyaknya olahan. Kenapa ini dibutuhkan, karena kita perlu memonitor berapa sebetulnya jumlah sampah terkurangi di bank sampah yang ada," jelasnya. 

Pada fitur yang tersedia di aplikasi E-Smash, pelaku usaha bank sampah akan melaporkan berapa kapasitas yang didaur ulang, dan berapa yang bisa dimanfaatkan. Selain itu, kata dia, tujuan aplikasi ini adalah memetakan dan aktivitas bank sampah di Kabupaten Bekasi. 

"Bank sampah ada di lingkup RT RW. Sebelum sampah itu dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA), kita kumpulkan di bank sampah dan akan dipilah, mana saja yang dibutuhkan atau yang bisa didaur ulang menjadi kompos, pupuk dan lainnya, budidaya maggot sebagai pakan ikan," lanjutnya. 

Sukmawatty memastikan, E-Smash akan memudahkan dan membantu proses pemetaan sampah yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Bekasi. Baik sampah dari lingkungan keluarga dan tempat lainnya. 

"Dengan aplikasi ini akan lebih mudah, melakukan pembinaan pada bank sampah," katanya. 

Ia menambahkan, E-Smash memiliki fitur bank sampah. Dari data yang di update tiap bank sampah akan diketahui secara jelas jumlah sumpah yang bisa dikelola. Sehingga bank sampah yang ada sudah bisa mengurangi besarnya sampah yang masuk ke TPA.

Reporter : Dani Moses

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Plt Bupati Bekasi : Kesiapan Pedagang Jadi Kunci Kelancaran Relokasi Pasar Tumpah SGC
PEMERINTAHAN   Feb 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kadinkes Dorong Penguatan Layanan RSUD di Forum Dinas Kesehatan Jabar
PEMERINTAHAN   Feb 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Usulkan 217 Ton Benih untuk 8.693 Hektare Sawah Terdampak Banjir
PEMERINTAHAN   Feb 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Asep Ajak Warga Kabupaten Bekasi Manfaatkan Layanan Transjabodetabek
PEMERINTAHAN   Feb 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Persiapan Pilkades 2026, Pemkab Bekasi Gelar Simulasi Pemungutan Suara Berbasis Elektronik
PEMERINTAHAN   Feb 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik