Jumat, 03 April 2026

DLH Kabupaten Bekasi Angkut Puluhan Ton Sampah di Aliran Sungai Cilemah Abang

PEMERINTAHAN   May 6, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 3.102 Kali


id9629_IMG-20240506-WA0034.jpg
ANgKUT SAMPAH : Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi kembali mengangkut tumpukan sampah yang tersumbat di sepanjang aliran sungai Cilemah Abang yang berlokasi dekat Jembatan Perumahan Puri Nirwana Indah Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia. Foto Refky Maulana

KARANGBAHAGIA - Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi kembali mengangkut tumpukan sampah yang tersumbat di sepanjang aliran sungai Cilemah Abang yang berlokasi dekat Jembatan Perumahan Puri Nirwana Indah Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah IV pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Sudeni menyebutkan, sampah-sampah di aliran Sungai Cilemah Abang didominasi oleh jenis sampah organik, sampah dapur hingga anorganik yang terhambat di aliran sungai kurang lebih sepanjang 100 meter.

"Banyaknya jembatan kayu yang di bangun oleh warga sempat menyulitkan evakuasi lantaran membuat sampah anorganik menyangkut pada tiang jembatan tersebut," ujarnya pada Senin, (06/05/2024).

Adapun proses pembersihan sampah, sambungnya, pihaknya menggunakan satu unit Excavator jenis Long Arm dengan metode pengerukan. Kemudian, sampah-sampah tersebut diangkut dengan 10 unit armada truck sampah yang nantinya akan dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir. 

"Ya, sampah tersebut nantinya akan dikeringkan terlebih dahulu. Pengangkutan sampah ini dipastikan akan berakhir di TPAS Burangkeng dengan estimasi sebanyak 50 ton," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata dia, beberapa unsur seperti organisasi kepemudaan, pengurus RT, Bimaspol desa, dan FPRB gotong-royong bersama-sama ikut berpartisipasi dalam proses pembersihan sungai tersebut.

"Alhamdulillah dari beberapa unsur juga ikut membantu pada kegiatan ini, nah sedangkan untuk personel yang dikerahkan oleh DLH sendiri berjumlah sebanyak 30 orang terdiri dari sopir armada truck, pesapon dan operator alat berat," tambah dia.

Sudeni menyebutkan, adapun dampak negatif yang ditimbulkan dari penumpukan sampah di sungai ialah menyebabkan banjir, kualitas air yang semakin menurun, serta bisa memicu terjadinya penyakit akibat Nyamuk demam berdarah karena aliran sungai yang stagnan. Sehingga dirinya mengimbau kepada segenap masyarakat agar senantiasa tidak membuang sampah sembarangan.

Ke depannya, kata Sudeni, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi terus berupaya maksimal dan berencana akan melakukan sosialisasi tentang kebersihan kepada masyarakat. Supaya masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan terutama tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

"Adapun langkah ke depan DLH akan mengedukasi masyarakat agar terbentuk kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dengan bijak terkait tata kelola sampah dari sumbernya," tandasnya.

Reporter : Refki Maulana
Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Tegaskan Komitmen Transparan dan Akuntabel dalam Pengelolaan Keuangan
PEMERINTAHAN   Apr 2, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Terbanyak Kedua di Jawa Barat, Kabupaten Bekasi Berangkatkan 3.346 Jemaah Haji ke Tanah Suci
PEMERINTAHAN   Apr 2, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kapolres Metro Bekasi Apresiasi Peran Diskominfosantik dalam Mendukung Kelancaran Arus Mudik-Balik Lebaran
PEMERINTAHAN   Mar 31, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Dorong Konektivitas Antarwilayah Lewat Pembangunan Jembatan Garuda
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Antisipasi Dampak Global Energi, Perkuat PAD dan Jaga Stabilitas Ekonomi
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik

TERPOPULER BULAN INI

STATISTIK
STATISTIK PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 10
Pengunjung Bulan ini : 274251
Total Pengunjung : 4104816