Sabtu, 01 Agustus 2026

Cegah Anemia Remaja Putri, Puskesmas Muaragembong Inovasi Jubah Merah

SOSIAL   Oct 25, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 2.025 Kali


id10633_Compress_20241025_190904_4418.jpg
REMAJA PUTRI : Puskesmas Muaragembong meluncurkan sebuah inovasi bernama Jubah Merah (Jumat Berkah Minum Tablet Tambah Darah). Inovasi itu sebagai upaya dalam menurunkan prevalensi anemia terhadap remaja putri di tingkat SMP dan SMA sederajat. Foto : Refky Maulana

MUARAGEMBONG - Puskesmas Muaragembong meluncurkan sebuah inovasi bernama Jubah Merah (Jumat Berkah Minum Tablet Tambah Darah). Inovasi itu sebagai upaya dalam menurunkan prevalensi anemia terhadap remaja putri di tingkat SMP dan SMA sederajat.

Penanggung Jawab (PJ) Gizi atau Nutrisionis pada Puskesmas Muaragembong, Richardson Sijabat mengatakan, inovasi Jubah Merah merupakan langkah inovatif yang bertujuan untuk memastikan kesehatan remaja putri yang kelak akan menjadi ibu. Serta sebagai upaya pencegahan dalam menghindari risiko melahirkan bayi yang berpotensi stunting.

“Dengan bebas anemia, diharapkan remaja putri akan produktif dan berprestasi, sekaligus bermuara kepada persiapan calon pengantin dan ibu yang bebas dari anemia serta dapat melahirkan anak yang sehat dan bebas dari stunting,” ujarnya pada Jumat (25/10/2024).

Richard menambahkan, inovasi ini rutin dilaksanakan di sekolah setiap hari Jumat yang bekerjasama dengan lintas sektor. Adapun pencagahannya dengan cara mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) mengandung 60 mg zat besi dan 400mcg Asam Folat sebanyak 1 tablet per minggu terhadap para remaja putri.

“Target kami ke depannya semua sekolah bisa terlibat untuk meningkatkan cakupan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri secara maksimal di sekolah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Muaragembong,” tambahnya.

Dengan minum TTD secara rutin, diharapkan mampu mengurangi potensi anemia dan lahirnya bayi dalam keadaan stunting. Sehingga terciptanya generasi emas penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing unggul.

“Diharapkan semua sekolah (SMP dan SMA sederajat) dapat melaksanakan distribusi dan pemantauan konsumsi secara berkelanjutan. Harapan kami pada monitoring akhir tahun, anak anemia akan semakin berkurang,” ungkapnya.

Reporter : Refki Maulana
Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

BPBD bersama Jababeka Salurkan 130.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Karangsegar
SOSIAL   Jul 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BPBD Kabupaten Bekasi Intensifkan Penyaluran Air Bersih di 20 Titik Kekeringan
SOSIAL   Jul 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Rayakan Peringatan Tahun Baru Islam Bersama Ratusan Anak Yatim di Babelan
SOSIAL   Jul 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik