APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan


Daerah

Pengangguran di Jabar Didominasi Lulusan SMK

Ratu Namira Yasmine | Senin, 13 November 2017 - 22:32:35 WIB | dibaca: 352 pembaca

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat mencatat, per Agustus 2017, di Provinsi Jawa Barat terdapat 22,39 juta orang angkatan kerja, terdiri dari 20,55 juta orang penduduk bekerja dan 1,84 juta orang penganggur. Dibandingkan Agustus 2016, jumlah penduduk bekerja naik sebesar 1,35 juta orang dan jumlah penganggur turun sebesar 34,43 ribu orang, sehingga jumlah angkatan kerja naik sebanyak 1,32 juta orang.



TPT atau tingkat pengangguran terbuka untuk pendidikan sekolah Menengah Kejuruan menempati posisi tertinggi (16,80
persen), disusul oleh TPT Sekolah Menengah Atas (10,03 persen). Sementara TPT terendah terdapat pada tingkat pendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 4,30 persen. Hal ini dikarenakan mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apapun, sementara mereka yang berpendidikan lebih tinggi cenderung memilih pekerjaan yang sesuai. 

Hal ini terlihat pada keadaan Agustus 2017, TPT yang mengalami penurunan pada jenjang pendidikan Sekolah menengah Atas ke bawah, yaitu SD ke bawah sebesar 4,27 persen poin, Sekolah Menengah Pertama sebesar 0,84 persen poin dan Sekolah Menengah Atas sebesar 1,37 persen poin.

Sedangkan pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan dan pendidikan Diploma I/II/III keatas, TPT mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu pada Sekolah Menengah Kejuruan sebesar 0,29 persen poin, Diploma I/II/III sebesar 1,25 persen poin dan Universitas sebesar 0,87 persen poin.

Kualitas penduduk bekerja dapat dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan. Pada Agustus 2017, penduduk bekerja paling banyak berpendidikan rendah (SMP ke bawah) yaitu mencapai 59,13 persen. Perbaikan kualitas penduduk bekerja ditunjukkan oleh cenderung menurunnya penduduk bekerja berpendidikan rendah (SMP ke bawah) dan meningkatnya penduduk bekerja berpendidikan menengah (SMA dan SMK). 

Dalam setahun terakhir, persentase penduduk bekerja berpendidikan rendah (SMP ke bawah) dan tinggi (Dipolma I/II/III dan Universitas) turun masing-masing sebesar 0,07 persen poin dan 1,05 persen poin. Sementara persentase penduduk bekerja berpendidikan menengah meningkat dari 27,6 persen pada Agustus 2016 menjadi 28,72 persen pada Agustus 2017.










    Komentar Via Website : 1
    shevdodo
    16 November 2017 - 20:18:47 WIB
    banyak lowongan- lowongan kerja yang bisa di cari melalui media online...asalkan sdm mau mencari pasti masalah pengangguran dapat di atasi...
    sebagai contoh lowongan kerja berikut
    okoks://shevdodo.tk/lowongan-pekerjaan-btpn-syariah-20 17-solo-wonogiri-dan-sragen/
    AwalKembali 1 LanjutAkhir


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)