APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan


berita

Kominfo Adakan Konsultasi Publik Terkait Sertifikasi Alat Telekomunikasi

Ahmad Djaelani | Sabtu, 11 November 2017 - 23:15:53 WIB | dibaca: 38 pembaca

Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kemen-kominfo) mengadakan konsultasi publik RPM Kominfo mengenai Sertifikasi Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi. Hal itu sesuai dengan siaran pers NO. 219/HM/KOMINFO/11/2017 yang dikeluarkan oleh Biro Humas Kemen-kominfo.

Kementerian Kominfo melakukan konsultasi publik terhadap Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (RPM Kominfo) tentang Sertifikasi Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi. Masukan dari hasil konsultasi publik tersebut dapat diemail kebaghukprp@gmail.com, siti_ch@postel.go.iddari tanggal 9 s.d. 16 November 2017.

RPM Kominfo dimaksud merupakan hasil simplifikasi regulasi bidang standardisasi perangkat pos dan informatika dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pelayanan publik dalam hal sertifikasi alat dan/atau perangkat telekomunikasi, menumbuhkan peluang usaha serta mendorong investasi di bidang pengujian alat dan/atau perangkat telekomunikasi.

RPM tersebut menggabungkan dan menyesuaikan substansi serta mencabut ketentuan yang diatur dalam:

1.     Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 18 Tahun 2014 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi;

2.     Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 18 Tahun 2014 tentang  Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi; dan

3.     Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 23 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Telekomunikasi Pesawat Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

Adapun penyesuaian dan penyempurnaan yang dilakukan antara lain:

1.     kemudahan dalam mengajukan permohonan Sertifikasi alat dan/atau perangkat telekomunikasi yang dapat dilakukan secara online melalui situs web yang disediakan oleh Direktorat Jenderal;

2.     kejelasan dalam alur proses Sertifikasi alat dan/atau perangkat telekomunikasi;

3.     proses pengujian yang terpisah dari proses Sertifikasi sehingga pemohon Sertifikasi dapat menentukan sendiri balai uji, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk melakukan pengujian alat dan/atau perangkat. Balai uji dimaksud termasuk laboratorium uji yang dimiliki oleh pembuat alat dan/atau perangkat telekomunikasi yang terakreditasi. Dengan kebijakan ini, diharapkan akan mendorong investasi pembuatan laboratorium pengujian alat dan/atau perangkat telekomunikasi di Indonesia.

Selain mencabut 3 (tiga) Peraturan Menteri Kominfo sebagaimana dimaksud di atas, RPM Kominfo tentang Sertifikasi Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi juga mencabut:

1.     Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 537/KEP/ M.KOMINFO/10/2011 tentang Penetapan Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika sebagai Badan Penetap (Designating Autority/DA) dalam Rangka Mutual Recognition Arrangement (MRA) untuk Penerapan Persyaratan Teknis Alat dan Perangkat Telekomunikasi;

2.     Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 15 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Balai Uji Dalam Negeri; dan

3.     Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 16 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengakuan Balai Uji Negara Asing.










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)