APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan
ÔĽŅ

Daerah

Desa Harus Berani Berinovasi

Yudhistira | Senin, 13 November 2017 - 14:23:13 WIB | dibaca: 25 pembaca

Untuk pemerataan pembangunan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berkomitmen mendorong desa-desa untuk terus berinovasi.


Pemerintah 3 tahun terakhir ini berkomitmen membangun dari desa-desa, keseriusan itu ditandai dengan kucuran dana desa hingga 127 triliun.

“Awalnya kepala desa kita tidak siap, kebanyakan dari mereka berpendidikan rendah, tapi kalau kita tidak pernah memulai mereka tidak akan pernah siap," ujar Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo,
 
Ia mengapresiasi desa-desa yang terus berinovasi seperti Desa Ponggok dan Panggungharjo. Menurutnya desa akan maju jika kepala desanya inovatif dan kreatif.

Untuk meningkatkan tata kelola manajemen BUMDes, Kemendes PDTT menginisiasi pembentukan PT. Mitra BUMDes Nusantara (MBS) sebagai holding company.

‚ÄúKalau di desa, BUMDes bisa mencapai 1 Miliar saja, kita buat PT. Mitra BUMDes Nusantara, rata-rata penghasilannya akan mencapai Rp 75 Triliun dalam satu tahun, desa potensinya besar,‚ÄĚ tegasnya.

ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Nasional) yang merupakan badan yang menaungi BPD (Badan Permusyawaratan Daerah) seluruh Indonesia memberikan penghargaan dan apresiasi untuk desa-desa terbaik diantaranya Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Desa Manjasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dan  Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul pada ABPEDNAS Award yang pertama.

Selain itu, Dirjen Otonomi Daerah, Sumarsono menyatakan bahwa salah satu arah kebijakan dalam pembinaan Pemerintah Daerah yaitu mendorong inovasi daerah, menurutnya Indonesia tidak maju jika desanya tidak maju.

Sedangkan Tanri Abeng menambahkan bahwa musuh bangsa adalah kesenjangan, adanya kesenjangan antara kota dan desa bisa dibatasi dengan pendidikan.

‚ÄúDesa-desa bisa makmur karena¬†management, bukan penguasaan lahan tapi kreativitas inovasi dan nilai tambah yang bisa dicapai dengan pendidikan,‚ÄĚ pungkasnya.

 










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)