APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan

Daerah

H. Almaida Rosa Putra, SE. MM

DEKANASDA SIAP BERSINERGI DENGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BEKASI

Herli | Senin, 11 September 2017 - 15:14:03 WIB | dibaca: 602 pembaca

H. Almaida Rosa Putra SE. MM, secara simbolis menyematkan pin pengurus Dekanasda.

Cikarang Pusat, bekasikab.go.id

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekanasda) Kabupaten Bekasi, H. Almaida Rosa Putra, SE. MM. Diharapkan oleh Bupati Kabupaten Bekasi, dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin untuk dapat memberikan manfaat kepada orang banyak.

Hal itu diungkapkan oleh dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin dalam kata sambutannya saat melantik pengurus Dekanasda Kabupaten Bekasi di gedung Swatantra Wibawa Mukti, Desa Suka Mahi Kecamatan Cikarang Pusat. Senin (11/9/2017).

Diakui oleh Bupati yang meraih WTP ke tiga kalinya dari BPK RI. Bahwa Dekanasda pada tahun lima tahun terakhir kurang berjalan. Untuk itu, diharapkan pada lima tahun kedepan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dapat lebih memperhatikan kerajinan yang ada.

Menurut Bupati, Menteri Perdagangan telah meminta agar pengrajin di Kabupaten Bekasi dapat mengikuti pameran kerajinan di Jakarta Convention Center (JCC). Untuk itu Bupati mengharapkan seluruh jajaran pengurus dapat berjibaku dalam meningkatkan perhatian dan peran pengrajin dalam pembangunan.

Kepada bekasikab.go.id, H. Almaida Rosa Putra, SE, MM. Ketua Dekanasda Kabupaten Bekasi yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Golkar, mengatakan, "Dekanasda akan turut berperan dalam meningkatkan pengetahuan management bagi para pengrajin atau industri kreative di Kabupaten Bekasi. Selain itu, bersama pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Dekanasda akan berusaha mewujudkan central perdagangan produk-produk pengrajin."

"Sehingga para pengrajin atau pelaku industri kreative tetap dapat melakukan penjualan produk walaupun tidak ada event pameran." Ujar H. Almaida Rosa Putra, SE. MM.

Menurut suami Bupati Kabupaten Bekasi ini, selama ini pelaku industri kreative dan umkm hanya diikut sertakan dalam pameran-pameran saja. Setelah pameran, para pelaku industri kreative atau pengrajin merasa kesulitan untuk memasarkan produknya. Sehingga diperlukan sebuah central perdagangan bagi pengrajin.










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)