Rabu, 01 April 2026

Bantu Ibu Hamil Risiko Tinggi, Puskesmas Kedungwaringin Hadirkan Inovasi Salam Besti

PEMERINTAHAN   Jan 18, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.701 Kali


id9001_Compress_20240118_175106_6064.jpg
Kepala Puskesmas Kedungwaringin, dr. Ahmad Hidayat

KEDUNGWARINGIN - Puskesmas Kedungwaringin menghadirkan inovasi Salam Besti (Sambut Bola dan Mendampingi Ibu Hamil Berisiko Tinggi). Program ini bertujuan untuk membantu semua ibu hamil risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Kedungwaringin. 

Kepala Puskesmas Kedungwaringin, dr. Ahmad Hidayat menyampaikan, asal mula terbentuknya inovasi Salam Besti berawal dari kasus kematian ibu hamil di tahun 2022. Akhirnya program inovasi Salam Besti ini secara insiatif dibentuk oleh Tim Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) agar ibu hamil yang berada di wilayah Puskesmas Kedungwaringin dapat termonitor dengan baik.

Dengan inovasi tersebut, tambah dia, Puskesmas Kedungwaringin menyediakan layanan ambulans gratis untuk antar jemput persalinan atau ibu hamil risiko tinggi (resti) di wilayah kerja Puskesmas Kedungwaringin.

"Salam Besti ini tidak hanya ditujukan pada ibu hamil dengan kegawatdaruratan saja, melainkan pada ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) yang menyebabkan terjadi gejala stunting juga itu bisa kita sambut bola dengan kita sering kunjungan. Terus kita laporkan ke bagian gizi dan ada pemberian susu juga untuk semua jenis risiko pada ibu hamil," ujarnya pada Kamis, (18/01/2023).

Dia menjelaskan, secara teknis program Salam Besti ini untuk memberikan pelayanan secara menyeluruh kepada ibu hamil maupun ibu nifas berisiko tinggi. Hal tersebut guna mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan dan masa nifas.

"Apalagi kalau misalkan ada pasien-pasien ibu hamil dengan risiko seperti hipertensi, hal seperti itu benar-benar harus dikunjungi dan diantar jemput juga pada saat rujukan ke rumah sakit," jelasnya.

Dia menambahkan, program inovasi Salam Besti masuk dalam mutu Puskesmas pada tahun 2023. Dengan melibatkan berbagai stakeholder internal maupun eksternal didalamnya, seperti tim Puskesmas, kader-kader posyandu, bidan desa, aparatur desa serta elemen lainnya.

Melalui inovasi Salam Besti ini, kata dia, diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan sehingga bisa menekan dan menurunkan angka kematian pada ibu hamil dan bayi di wilayah Puskesmas Kedungwaringin.

Reporter : Refki Maulana

Editor      : Yus Ismail

 

 

Berita Lainnya

Kapolres Metro Bekasi Apresiasi Peran Diskominfosantik dalam Mendukung Kelancaran Arus Mudik-Balik Lebaran
PEMERINTAHAN   Mar 31, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Dorong Konektivitas Antarwilayah Lewat Pembangunan Jembatan Garuda
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Antisipasi Dampak Global Energi, Perkuat PAD dan Jaga Stabilitas Ekonomi
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pascalebaran, DLH Kabupaten Bekasi Siapkan Dua Zona Pembuangan Sampah
PEMERINTAHAN   Mar 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bertahap, 3.300 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bekasi Divaksin Meningitis dan Polio
PEMERINTAHAN   Mar 26, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik

TERPOPULER BULAN INI

STATISTIK
STATISTIK PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 10
Pengunjung Bulan ini : 274232
Total Pengunjung : 4104797